Warga mengunjungi monumen peringatan 9/11 pada upara peringatan peringatan 17 tahun serangan teroris 11 September 2001 World Trade Center di National 9/11 Memorial and Museum di New York, AS, (11/9/2018). Peristiwa tersebut menewaskan hampir 3.000 orang. (REUTERS / Brendan McDermid)
Momumen 9/11 tersebut dibangun untuk memperingati peristiwa pada 11 September 2001 saat pesawat penumpang komersial jenis Boeing 737 milik maskapai penerbangan American Airlines menghantam salah satu dari menara kembar World Trade Center yang terletak di kawasan Manhattan. (REUTERS/Brendan McDermid)
Hampir 3.000 nyawa melayang, ketika teroris menyerang beberapa target di kota New York dan Washington DC pada 11 September 2001. (REUTERS/Brendan McDermid)
Serangan 9/11 yang menghancurkan Twin Towers dan membuat lubang menganga di Pentagon itu menewaskan hampir 3.000 orang, sebagian besar di Manhattan. (REUTERS/Brendan McDermid)
Namun 17 tahun sejak peristiwa itu, lebih dari 1.100 korban serangan pesawat yang dibajak teroris di World Trade Center, belum juga dapat diidentifikasi. (REUTERS/Brendan McDermid)
Gedung Putih menyatakan 7-9 September sebagai "Hari Doa dan Peringatan Nasional" untuk para korban serangan tersebut. (REUTERS/Brendan McDermid)
Selain mengenang korban dengan mendoakan, peringatan tersebut juga dilakukan melalui instalasi Tribute in Light yang menerangi langit Manhattan, di New York City, Amerika Serikat. (REUTERS / Brendan Mcdermid)
Sinar cahaya tersebut menjulang tinggi ke langit sejauh 4 mil yang terdiri dari 88 lampu xenon 7.000 watt yang menggambarkan menara kembar. (REUTERS / Brendan McDermid)