Kabaharkam Polri, Komjen Pol. Moechgiyarto didampingi Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro melakukan pengguntingan pita pada prosesi serah terima pesawat CN295 di Mako Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (7/9/2018). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
PTDI lakukan serah terima 1 (satu) unit Pesawat CN295 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), tanggal 07 September 2018 di Mako Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Penyerahan pesawat CN295 ini dilakukan empat bulan lebih awal dengan status Ahead of Time dari target delivery yang tertulis pada kontrak, yaitu Januari 2019. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Kontrak jual beli tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepercayaan Kepolisian Udara Republik Indonesia terhadap produk PTDI. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pesawat CN295 Polud ini merupakan pesawat terbang hasil kerjasama industri antara PTDI dengan Airbus Defense & Space (ADS) yang dikerjakan di kawasan produksi PTDI, Bandung. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Badan pesawatnya (fuselage) diperpanjang tiga meter dan menggunakan mesin terbaru turboprop Pratt & Whitney PW127G yang dilengkapi enam bilah baling-baling Hamilton Standard 586-F. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Kapasitas untuk konfigurasi passenger adalah 50 orang, konfigurasi troops kapasitas adalah 70 orang, konfigurasi fully equipped paratroops kapasitasnya adalah 45 orang, sementara untuk konfigurasi medical evacuation mampu membawa 24 stretchers. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pesawat CN295 Polud ini merupakan pesawat ke-10 yang diproduksi PTDI, dimana 9 unit pesawat CN295 sebelumnya sudah diserahkan dan dioperasikan oleh TNI AU. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)