Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV Heavy bersiap untuk diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, (12/8/2018). Badan antariksa Amerika Serikat, NASA meluncurkan pesawat luar angkasanya dalam misi untuk meneliti matahari sedekat mungkin. (NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS.)
Roket Delta-IV Heavy buatan United Launch Alliance, sukses diterbangkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat di lokasi yang sama dengan peluncuran satelit Merah Putih oleh SpaceX pada pukul 03:31 waktu setempat (07:31 GMT). (NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS)
Kurang dari satu jam setelah peluncuran, NASA mengonfirmasikan kendaraan antariksa tersebut telah sukses terpisah dengan bagian atas roket. Kini, Parker tengah mengarungi luar angkasa menuju pusat Tata Surya. (REUTERS/Mike Brown)
Mesin penjelajah ini diklaim menjadi objek tercepat yang diciptakan oleh manusia. Kecepatannya mampu mencapai 700.000 kilometer/jam. Sebagai perbandingan, pesawat Lockheed SR-71 Blackbird sebagai pemegang rekor dunia untuk kecepatan tertinggi di udara, hanya mampu 3.529 KM/jam. (NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS).
Diperkirakan, pesawat luar angkasa tersebut dapat melewati Venus dalam kurun waktu enam minggu ke depan. Lalu, ia akan mendatangi Matahari sekitar 1,5 bulan setelahnya. (REUTERS/Mike Brown_