Dua Nama Calon Bos Pertamina dan Tanggapan Jokowi

News - Gustidha Budiartie & Arys Aditya, CNBC Indonesia
16 July 2018 11:54
Nama-nama yang masuk bursa calon bos Pertamina semakin menipis. Tersisa dua nama.
Jakarta, CNBC Indonesia- Seleksi pemilihan calon bos PT Pertamina (Persero) semakin ketat. Dikabarkan tersisa dua nama untuk duduk di kursi tertinggi pelat merah migas milik negara itu.

Dua nama tersebut yakni Hanung Budya Yuktyanta dan Edwin Hidayat Abdullah.

Hanung Budya memang lama malang melintang di Pertamina. Sebelumnya, Hanung pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) dari 2012 sampai 2014. Informasi yang didapat CNBC Indonesia dari jajaran petinggi Pertamina, Hanung sudah dua kali dipanggil ke Istana, namun belum menyanggupi tawaran yang diajukan untuk menggantikan posisi Elia Massa Manik.



Calon kedua adalah Edwin Hidayat Abdullah yang kini merupakan Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Edwin digadang-gadang calon paling kuat untuk menjadi bos Pertamina.

Ditemui terpisah, Presiden Joko Widodo masih enggan berkomentar lebih jauh soal calon bos BUMN paling seksi di negeri ini, "Belum," kata Jokowi usai memberikan kuliah umum Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Senin (16/7/2018).

Sebelumnya, Deputi Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan sudah ada tiga nama calon Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

Kendati demikian, Fajar masih enggan mengungkapkan siapa saja nama-nama tersebut. Ia mengaku, belum mendapat informasi lebih detil. "Belum, belum dapat infonya. Tergantung Presiden lah nanti namanya," ujar Fajar kepada media, Kamis lalu.

Menteri BUMN, Rini Soemarno, juga menjanjikan akan mengumumkan nama Direktur Utama Pertamina yang baru di bulan ini. "Pemerintah kali ini benar-benar menjaga supaya direksi secara total dalam satu tim mempunyai komitmen bahwa Pertamina merupakan BUMN yang fungsinya ada dua, yakni meningkatkan nilai berdasarkan UU, sekaligus menjadi agen pembangunan," tegas Rini.
(wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading