Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan kedatangan Presiden AS Donald Trump di Inggris.
Demonstran menerbangkan balon yang berbentuk Presiden AS Donald Trump, saat kunjungan Trump dan ibu negara Melania tiba di London, Inggris hari Jumat (13/7/2018). (Reuters/Peter Nicholls)
Ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan peluncuran balon udara di Parliament Square dengan penyelenggara aksi mengenakan jas boiler merah dan topi baseball merah bertuliskan "TRUMP BABYSITTER". (Reuters/Peter Nichols)
Setelah menghitung mundur dari 10 ke 1, sorak-sorai bergema saat balon besar naik hingga terbang sekitar 10 meter dari tanah, di samping gedung parlemen dan Sungai Thames. (Reuters/Peter Nicholls)
Trump, yang tiba di Inggris pada hari Kamis, mengatakan kepada surat kabar The Sun bahwa protes yang direncanakan terhadapnya di London dan kota-kota Inggris lainnya membuatnya merasa tidak nyaman sehingga ia menghindari ibukota sejauh mungkin. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Inggris menganggap hubungan dekatnya dengan Amerika Serikat, yang disebut hubungan khusus, sebagai pilar kebijakan luar negerinya. (Geoff Pugh/Pool via Reuters)
Penyelenggara demonstrasi Daniel Jones, seorang petugas komunikasi amal berusia 26 tahun, mengatakan mereka berusaha membuat orang tertawa dan juga menyampaikan poin serius. (Reuters/Peter Nicholls)