Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjabat tangan saat meninjau perkembangan renovasi lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018). Sandiaga mengatakan revitalisasi Lapangan Banteng sudah mencapai 98%. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ada cerita tersendiri di balik keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevitalisasi Lapangan Banteng. Renovasi yang dilakukan sejak Maret 2017 silam itu, murni permintaan khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Revitalisasi ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta. Dalam beberapa minggu ke depan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan bisa merampungkan revitalisasi Lapangan Banteng. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebagai informasi, pengerjaan revitalisasi Lapangan Banteng dibagi dalam tiga zona. Zona pertama adalah Monumen Pembebasan Irian Barat, yang dilengkapi dengan toilet, tempat shalat, food court, dan ruang pengelola. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Zona kedua, merupakan zona olahraga yang dibuka selama 24 jam. Sementara yang ketiga, adalah zona area taman yang diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat setempat menghabiskan waktu bersama keluarga. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Revitalisasi lapngan Banteng memakan biaya sebesar Rp 60 miliar, melalui kerja sama dengan PT Rekso Nasional Food. Sri Mulyani mengapresiasi pengerjaan yang sudah memakan waktu kurang dari lima bulan dan kini sudah hampir selesai. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)