Utilitas pabrik mobil di Indonesia rendah, hanya terpakai sekitar 57%.
Suasana mobil ekspor di Terminal Kendaraan, Tanjung Priok Jakarta. Jumat (13/4/2018)Â Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil nasional pada kuartal I-2018 meningkat 2,9% dibanding periode yang sama pada 2017. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ketua Gaikindo Jongkie D. Sugiarto berharap bahwa pertumbuhan ini bisa bertahan agar target penjualan hingga akhir tahun sebesar 1,1 juta unit mobil bisa tercapai. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Berdasarkan data Gaikindo per Januari-Maret 2018, total penjualan kendaraan bermotor pada Januari-Maret 2018 mencapai 291.920 unit atau meningkat hampir 3% dibanding periode yang sama sebesar 283.760 unit (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Gaikindo menilai industri kendaraan bermotor dalam beberapa tahun terakhir mengalami stagnansi. Penjualan kendaraan bermotor pada 2017 tercatat sebesar 1.079.534 unit atau hanya naik 1,6% dibandingkan tahun sebelumnya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pada Ekspor mobil, Pemerintah Vietnam mencatat sepanjang tahun 2017 Vietnam mengimpor mobil penumpang tipe CBU dari Indonesia sebanyak 38.832 unit dengan nilai US$718 juta. Impor di tahun 2017 tersebut mencapai puncaknya pada bulan Januari dengan jumlah 6.345 unit dan nilai US$ 123,4 juta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Indonesia dan Vietnam menargetkan total pedagangan antara kedua negara bisa mencapai US$10 miliar pada 2020. Sesuai tren global, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan jenis mobil yang harus diandalkan RI di pasar ekspor adalah sedan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)