Perundingan tersebut merupakan bagian dari kunjungan pertama Pangeran Arab ke Amerika Serikat sejak dia menjadi pewaris Raja Salman tahun lalu.
Presiden AS Donald Trump memegang brosur penjualan perangkat keras militer saat penyambutan Pangeran raja Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih Washington, AS. (Reuters/Jonathan Ernst)Â
Presiden AS Donald Trump menyambut hangat kepada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman hari Selasa (20/3/2018) dan menyebut penjualan alat pertahanan AS ke Arab membuka pekerjaan di Amerika, bahkan saat keterlibatan Riyadh dalam perang saudara Yaman dikritik. (Reuters/Jonathan Ernst)
Trump dan Pangeran Arab memuji kekuatan hubungan AS-Arab, yang sebelumnya sempat memanas di bawah pemerintahan Obama karena pandangan yang berbeda terhadap saingan regional Riyadh, Iran. (Reuters/Jonathan Ernst)
Perundingan tersebut merupakan bagian dari kunjungan pertama Pangeran Arab ke Amerika Serikat sejak dia menjadi pewaris tahun lalu bagi Raja Salman. (Reuters/Jonathan Ernst)
Trump dan Pangeran Mohammed membahas perjanjian tahun lalu untuk investasi Saudi senilai US$200 miliar (Rp 2.752 triliun) dengan AS, termasuk pembelian besar peralatan militer AS. Trump mengatakan bahwa penjualan militer berkontribusi pada penciptaan 40.000 pekerjaan di Amerika. (Reuters/Jonathan Ernst)