Jembatan tersebut disamping memperlancar arus lalu lintas juga memasukan elemen budaya lokal.
Suasana proyek pembangunan jembatan teluk Kendari sepanjang 1.348 meter, Kendari, Sulawesi Tenggara. Jembatan Teluk Kendari dibangun untuk menunjang sistem jaringan jalan dari Kota Lama di sisi utara menuju Poasia di sisi selatan Teluk Kendari dan sebaliknya. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Kehadiran jembatan akan menunjang kegiatan kawasan Pelabuhan Bunkutoko dan pelabuhan Kendari New Port yang nantinya akan menjadi pintu masuk bagi komoditi dari dan ke luar Kota Kendari maupun Provinsi Sulawesi Tenggara. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Saat ini progres pembangunan fisik telah mencapai 36,3% dan ditargetkan akan rampung dan dapat beroperasi pada September 2019. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Pembangunan Jembatan Teluk Kendari dikerjakan dengan anggaran Rp 802 miliar dan terdiri dari beberapa proses pengerjaan yakni pembangunan jembatan layang baru dengan dua jalur, masing-masing memiliki dua lajur dengan median dan trotoar. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Dengan konektivitas yang semakin lancar diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)