Jokowi: Blok Mahakam 100% ke Pertamina

News - Arys Aditya, CNBC Indonesia
09 January 2018 11:59
Jokowi: Blok Mahakam 100% ke Pertamina
  • Per 1 Januari 2018, Pertamina menjadi pengelola resmi Blok Mahakam setelah 50 tahun dikelola PT Total E&P Indonesie
  • Blok Mahakam berkontribusi 30% produksi gas nasional 

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan tentang dua isu di sektor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang sedang hangat, Blok Mahakam dan PT Freeport Indonesia. Soal Mahakam, Jokowi menegaskan bahwa blok ini sepenuhnya diberikan ke Pertamina.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Tahun 2018, di Auditorium Tilangga, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi mengatakan Blok Mahakam akhirnya kembali ke pelukan Ibu Pertiwi setelah 50 tahun dikelola asing. 

“Saya serahkan kepada Pertamina. Dulu kita satu persen saja enggak punya saham di situ, sekarang 100%. Ini berikan ke Pertamina,” kata Jokowi, seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa (9/1).

Pada 1 Januari 2018 pengelolaan migas di Blok Mahakam sudah 100% kembali ke Ibu Pertiwi, dan akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina (Persero).


Semula Blok Mahakam dikuasai oleh PT Total E&P Indonesie (TEPI)‎. Namun, kontrak mereka habis per 31 Desember 2017. Pemerintah tidak memperpanjang izin pengelolaan blok atau Wilayah Kerja Mahakam, di Kalimantan Timur itu, dan memilih mengambil alih pengelolaan tersebut, dengan menyerahkannya kepada PT Pertamina Persero.

Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) per November 2017, Blok Mahakam berproduksi minyak dan kondensat sebesar 52 ribu barel minyak per hari dan 1.360 juta kaki kubik gas bumi per hari. Potensi di Blok Mahakam masih cukup menjanjikan. Cadangan terbukti per 1 Januari 2016 sebesar 4,9 TCF gas, 57 juta barel minyak dan 45 juta barrel kondensat

Pengelolaan Blok Mahakam oleh Pertamina, menjadikan Pertamina sebagai penyumbang lebih dari 30% produksi minyak dan gas nasional pada tahun 2018. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading