CNBC Indonesia Awards 2026

Video: Program Penjaminan Polis, LPS Minta Asuransi Penuhi Aturan RBC

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
07 November 2026 11:00

Jakarta, CNBC Indonesia- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersiap melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) untuk menjalankan program penjaminan polis (PPP) asuransi pada tahun 2027 mendatang.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba menyebutkan Road Map PPP dibuat dalam jangka waktu 2023-2028. Dimana pengembangan PPP asuransi dimulai dari membangun organisasi, inisiasi program hingga mempersiapkan konsep kebijakan, hingga menetapkan model program yang tepat dan mengisi formasi SDM yang dilakukan hingga tahun 2024.

Pada tahun 2025, LPS mulai mempersiapkan regulasi dan infrastruktur teknologi hingga berkembang ke tahun 2026 ini dilakukan persiapan operasional dan persiapan pendaftaran peserta. Pada 2027, diharapkan aktivasi PPP asuransi dimulai Juli 2027 atau lebih cepat dari target 2028.

LPS mendorong perusahaan asuransi untuk bersedia dalam memenuhi persyaratan LPS termasuk memenuhi RBC (Risk-Based Capital) minimum 120% serta masuk dalam kategori pengawasan normal LPS.

Selengkapnya simak dialog Aulia Wardhani dengan Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 03/11/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...