Video

Video: Sentimen The Fed - MSCI, Minat Penerbitan Obligasi Apa Kabar?

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
14 October 2026 17:09

Jakarta, CNBC Indonesia- Sentimen global akibat konflik geopolitik Timur Tengah yang memicu lonjakan Harga energi dunia disebut Rating Director PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Hendro Utomo sebagai salah satu factor pendorong volatilitas di pasar keuangan.

Selain itu kondisi moneter AS yang masih ketat dan potensi kenaikan suku bunga The Fed di akhir tahun 2026 juga menjadi perhatian investor seiring dengan yield US treasury yang melonjak yang menimbulkan kekhawatiran atas capital outflow dari pasar emerging market termasuk Indonesia.

Dari dalam negeri, sentiment penilaian MSCI yang berimbas ke tekanan di pasar saham dan memicu kapital outflow dan pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi perhatian pasar. Selain itu rutinitas pemerintah menerbitkan surat utang untuk pembiayaan program prioritas dan menjaga stabilitas membuat yield SBN tetap tinggi.

Pada sektor riil, tekanan masih dirasakan sejumlah sektor mulai dari infrastruktur, komoditas, konstruksi, penundaan RKAB sektor pertambangan menjadi penekan ekonomi. Lalu seperti apa pasar melihat arah kebijakan suku bunga The Fed dan dampaknya ke RI? Bagaimana dampaknya ke minat penggalangan dana di apsar utang maupun surat utang? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Rating Director PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Hendro Utomo dalam Power Lunch, CNBC (Rabu, 14/10/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...