Kurangi Prilaku Impulsif, Jadi Cara Bijak Kelola Uang

Emir, CNBC Indonesia
Minggu, 06/09/2026 12:31 WIB
Foto: Regional CEO Bank Negara Indonesia (BNI), Bagus Ardani Sutoyo saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gaya hidup generasi muda yang impulsif dan tidak memikirkan risiko di masa depan sangat menghawatirkan. Tidak sedikit anak muda saat ini yang terjebak pinjaman atau utang demi memenuhi keinginan pribadi.

Melihat hal itu, Regional CEO BNI, Bagus Ardani Sutoyo mengimbau untuk lebih bijak mengelola keuangan. Salah satunya dengan mengendalikan keinginan diri sendiri. Langkah ini sangat penting agar ke depan generasi muda bisa mengejar target kebebasan finansial.

Ada pun cara yang lebih ampuh adalah dengan menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan. Kemudian, jika masih ada dana sisa bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.


"Yang pertama, ya, kita harus bisa mengendalikan diri sendiri. Yang pertama kita harus bisa menyiapkan keuangan kita. Jadi bukan menyisakan, jadi kita harus menyisihkan dulu kira-kira setiap hari atau setiap bulan berapa sih uang yang harus kita siapkan untuk kita tabung baru sisanya kita gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Bagus dalam Lampung Financial Festival, Novotel Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).

Selain itu lanjut bagus, generasi muda juga harus bisa membuat perencanaan. Hal ini diperlukan untuk mengetahui berapa kebutuhan dana yang bisa di sisihkan untuk menabung dan kebutuhan harian.

"Jadi kita ini ya harus me-planning ya kira-kira kebutuhan pokok harian yang harus kita belanjakan itu seperti apa. Ya dari situ kita nanti bisa menabung," terangnya.

"Nah kemudian hati-hati ya dengan kebiasaan konsumtif belanja-belanja yang sebenarnya tidak kita perlukan. Mungkin itu ya yang teman-teman harus pedomani bagaimana kita bijak dalam mengelola keuangan," tutupnya.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:

Video: KKI Ritel Meluncur, Nasabah & Penerbit Kartu Kredit Bisa Cuan