Daftar Ide Usaha yang Ramai Dicari Jelang 17 Agustus 2026

Dany Gibran,  CNBC Indonesia
03 August 2026 12:42
Daftar Ide Usaha yang Ramai Dicari Jelang 17 Agustus 2026
Foto: Pedagang melayani pembeli pernak-pernik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di kawasam Pasar Jatinegara, Jakarta, Rabu (6/8/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia akan diperingati pada Senin, 17 Agustus 2026. Menjelang hari bersejarah tersebut, berbagai persiapan mulai dilakukan di banyak daerah, mulai dari pemasangan bendera Merah Putih, pengecatan gapura, persiapan lomba rakyat, karnaval budaya, hingga malam tirakatan. Pemerintah juga telah mengusung tema resmi "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" sebagai semangat bersama dalam memperingati Hari Kemerdekaan tahun ini.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat kebersamaan, tetapi juga mendorong peningkatan permintaan terhadap berbagai produk dan jasa. Mulai dari atribut kemerdekaan, dekorasi, hadiah lomba, konsumsi, hingga penyewaan perlengkapan acara menjadi kebutuhan yang banyak dicari oleh masyarakat, sekolah, instansi pemerintah, maupun perusahaan.

Lantas, usaha apa saja yang diperkirakan akan ramai dicari menjelang peringatan HUT ke-81 RI? Berikut daftar ide usaha yang bisa menjadi inspirasi untuk memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini.

1. Jual Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul

Permintaan bendera selalu meningkat setiap Agustus. Banyak warga memasang bendera di rumah, sementara pengurus RT, RW, maupun kantor membutuhkan umbul-umbul untuk menghias lingkungan.

Selain ukuran standar, Anda juga dapat menyediakan berbagai pilihan seperti bendera rumah, umbul-umbul jalan, tiang bendera, hingga aksesori pemasangan. Menjual paket lengkap sering kali lebih menarik dibanding hanya menawarkan satu produk.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Usaha ini dapat dimulai dengan modal sekitar Rp1 juta hingga Rp5 juta untuk membeli stok dari distributor. Dengan margin keuntungan sekitar 20% hingga 35%, omzet selama musim perayaan dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp10 juta.

Sebagai ilustrasi, modal sekitar Rp3 juta untuk membeli stok bendera dan umbul-umbul berpotensi menghasilkan omzet sekitar Rp4 juta, sehingga laba kotor mencapai kurang lebih Rp1 juta sebelum dikurangi biaya operasional.

2. Menjual Dekorasi Bertema Kemerdekaan

Lingkungan perumahan, sekolah, pusat perbelanjaan, hingga kantor biasanya berlomba menghadirkan dekorasi terbaik.

Produk yang banyak dicari antara lain banner HUT ke-81 RI, balon merah putih, backdrop panggung, bendera mini, lampion, hingga pita dekorasi.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Modal usaha berkisar Rp1 juta hingga Rp3 juta untuk menyediakan berbagai perlengkapan dekorasi. Jika mampu melayani beberapa pesanan dari sekolah atau lingkungan perumahan, omzet dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp8 juta dengan margin keuntungan sekitar 25%-40%.

3. Jual Kaos dan Aksesori Merah Putih

Kaos bertema kemerdekaan banyak digunakan saat jalan sehat, senam bersama, hingga lomba antarkomunitas.

Selain kaos, Anda juga bisa menjual ikat kepala, bandana, topi, pin, dan gelang bertema merah putih. Produk-produk tersebut memiliki harga terjangkau sehingga mudah dibeli secara spontan.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Modal awal sekitar Rp2 juta hingga Rp10 juta, tergantung jumlah stok dan variasi produk. Selama momentum 17 Agustus, omzet dapat mencapai Rp5 juta hingga Rp20 juta dengan margin keuntungan sekitar 20%-35%, terutama jika menjual dalam bentuk paket komunitas.

4. Membuka Jasa Dekorasi Gapura dan Panggung

Tidak semua panitia memiliki waktu maupun tenaga untuk menghias lokasi acara. Karena itu, jasa dekorasi menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Layanan dapat mencakup dekorasi gapura, panggung, photo booth, hingga area perlombaan.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Jika memanfaatkan peralatan yang sudah dimiliki, usaha ini dapat dimulai dengan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp15 juta. Satu proyek dekorasi sederhana biasanya bernilai Rp2 juta hingga Rp5 juta, sehingga dalam satu musim perayaan omzet dapat mencapai Rp30 juta dengan margin keuntungan 30%-50%.

5. Menjual Hadiah Lomba

Lomba 17 Agustus hampir selalu membutuhkan hadiah. Mulai dari perlombaan anak-anak hingga kompetisi orang dewasa, panitia biasanya mencari hadiah dalam jumlah banyak.

Pilihan produk dapat berupa piala, medali, alat tulis, mainan edukatif, peralatan makan, hingga paket sembako.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Modal awal berkisar Rp2 juta hingga Rp8 juta. Dengan menjual paket hadiah sesuai anggaran panitia, omzet berpotensi mencapai Rp4 juta hingga Rp15 juta dengan margin keuntungan sekitar 20%-35%.

6. Berjualan Makanan dan Minuman di Lokasi Acara

Perayaan 17 Agustus biasanya berlangsung seharian. Kondisi ini menciptakan peluang besar bagi pedagang makanan dan minuman.

Menu seperti bakso, cilok, sosis bakar, gorengan, es teh, dan air mineral umumnya menjadi pilihan karena mudah disajikan.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Usaha ini termasuk yang paling fleksibel karena dapat dimulai dengan modal Rp500 ribu hingga Rp3 juta. Jika lokasi ramai, omzet harian dapat mencapai Rp1 juta hingga Rp8 juta dengan margin keuntungan sekitar 30%-50%.

Sebagai contoh, modal Rp1,5 juta untuk bahan baku dan kemasan dapat menghasilkan omzet sekitar Rp3 juta, sehingga laba kotor berkisar Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta.

7. Menyewakan Baju Adat

Karnaval menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan menjelang Hari Kemerdekaan. Sekolah dan komunitas sering mencari penyedia kostum untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Jenis kostum yang banyak diminati meliputi baju adat daerah, kostum pahlawan nasional, hingga pakaian profesi.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Apabila membeli koleksi kostum sendiri, modal awal berkisar Rp5 juta hingga Rp30 juta. Namun, Anda juga bisa bekerja sama dengan pemilik rental untuk mengurangi modal. Tarif sewa berkisar Rp75 ribu hingga Rp300 ribu per kostum sehingga margin keuntungan dapat mencapai 40%-60%.

8. Membuka Jasa Sablon Kaos

Banyak panitia memilih membuat kaos seragam agar acara terlihat lebih kompak.

Target pasar usaha ini meliputi RT, RW, sekolah, komunitas olahraga, hingga perusahaan.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Dengan sistem maklon, usaha dapat dimulai hanya dengan modal Rp1 juta hingga Rp5 juta. Pesanan puluhan hingga ratusan kaos mampu menghasilkan omzet Rp3 juta hingga Rp20 juta dengan margin keuntungan sekitar 25%-40%.

9. Menawarkan Jasa Fotografi dan Videografi

Momen lomba hingga karnaval sering kali hanya berlangsung satu hari sehingga banyak penyelenggara ingin mengabadikannya secara profesional.

Layanan dapat berupa dokumentasi lomba, video highlight, foto keluarga, hingga dokumentasi panggung.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Bagi yang sudah memiliki kamera atau ponsel berkualitas tinggi, modal tambahan relatif kecil, sekitar Rp500 ribu hingga Rp2 juta untuk transportasi dan perlengkapan. Tarif dokumentasi biasanya mulai Rp500 ribu hingga Rp3 juta per acara sehingga margin keuntungan bisa mencapai 60%-80%.

10. Katering untuk Malam Tirakatan

Malam 16 Agustus identik dengan tirakatan atau doa bersama. Banyak panitia memesan nasi tumpeng, nasi kotak, snack box, hingga konsumsi panitia.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Modal berkisar Rp2 juta hingga Rp10 juta, tergantung jumlah pesanan. Jika memperoleh pesanan konsumsi untuk satu lingkungan atau instansi, omzet dapat mencapai Rp5 juta hingga Rp25 juta dengan margin keuntungan sekitar 20%-35%.

11. Menyewakan Sound System

Acara lomba, panggung hiburan, hingga pentas seni membutuhkan perangkat audio yang memadai.

Selain speaker, Anda juga dapat menyewakan mikrofon, mixer, hingga genset kecil.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Jika membeli peralatan sendiri, modal awal memang cukup besar, yaitu sekitar Rp10 juta hingga Rp100 juta. Namun, tarif sewa harian berkisar Rp1 juta hingga Rp5 juta, sehingga dalam satu musim perayaan omzet dapat mencapai Rp20 juta dengan margin keuntungan sekitar 40%-60%.

12. Sewa Kursi, Tenda, dan Terpal

Perlengkapan acara menjadi kebutuhan utama bagi panitia yang mengadakan kegiatan di lapangan.

Permintaan biasanya meningkat untuk kursi plastik, meja lipat, tenda, terpal, hingga kanopi.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Jika memiliki aset sendiri, modal berkisar Rp10 juta hingga Rp50 juta. Namun, Anda juga bisa menjadi perantara penyewaan tanpa harus membeli perlengkapan. Potensi margin keuntungan berada di kisaran 35%-50%.

13. Menjadi MC atau Event Organizer Skala Lingkungan

Banyak panitia membutuhkan bantuan untuk menyusun jalannya acara agar lebih tertib.

Layanan dapat mencakup menjadi pembawa acara, mengatur perlombaan, hingga membantu koordinasi panitia.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Usaha berbasis jasa ini hanya membutuhkan modal sekitar Rp500 ribu hingga Rp2 juta untuk promosi dan perlengkapan pendukung. Tarif jasa berkisar Rp500 ribu hingga Rp5 juta per acara, dengan margin keuntungan yang dapat mencapai 70%-90%.

14. Menjual Paket Perlengkapan Lomba

Daripada menjual perlengkapan satu per satu, Anda bisa membuat paket siap pakai yang berisi karung balap, tali tambang, sendok dan kelereng, balon, peluit, hingga bendera kecil.

Cara ini memudahkan panitia karena tidak perlu mencari perlengkapan dari beberapa toko berbeda.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Modal awal sekitar Rp1 juta hingga Rp5 juta sudah cukup untuk menyediakan beberapa paket. Omzet selama musim perayaan dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp10 juta dengan margin keuntungan sekitar 25%-40%.

15. Menjual Doorprize dan Hampers Kemerdekaan

Selain hadiah lomba, banyak perusahaan dan komunitas juga menyiapkan doorprize untuk peserta.

Isi hampers dapat berupa produk UMKM, mug, tumbler, makanan ringan, maupun voucher belanja. Tambahkan layanan pembungkusan agar nilai jual semakin tinggi.

Estimasi modal dan potensi keuntungan

Modal berkisar Rp1 juta hingga Rp5 juta, sedangkan omzet dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp10 juta. Margin keuntungan umumnya berada di kisaran 20%-35%, terutama jika Anda membeli produk secara grosir.

Tips Agar Usaha Musiman 17 Agustus Lebih Cepat Laku

Membuka usaha musiman membutuhkan strategi yang berbeda dibanding bisnis harian. Waktu penjualan relatif singkat sehingga promosi harus dilakukan lebih awal.

Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:

  • Mulai promosi sejak awal Agustus.

  • Gunakan WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan marketplace.

  • Tawarkan paket bundling agar nilai transaksi meningkat.

  • Berikan diskon untuk pembelian dalam jumlah besar.

  • Jalin kerja sama dengan RT, RW, sekolah, dan komunitas.

Semakin cepat mendapatkan pesanan, semakin mudah memperkirakan kebutuhan stok sehingga risiko barang tidak terjual dapat ditekan.

Kesimpulan

Momentum Hari Kemerdekaan selalu menghadirkan peluang usaha musiman yang menarik. Mulai dari penjualan atribut merah putih, hadiah lomba, makanan, hingga penyewaan perlengkapan acara, hampir semuanya mengalami peningkatan permintaan menjelang 17 Agustus.

Meski hanya berlangsung dalam waktu singkat, usaha musiman ini dapat memberikan tambahan penghasilan yang menarik apabila dipersiapkan sejak awal. Pilihlah jenis usaha yang sesuai dengan modal, kemampuan, dan jaringan yang dimiliki agar peluang memperoleh keuntungan semakin besar.

(dag/dag) [Gambas:Video CNBC]

Most Popular
Features