Video

Video: Gonjang-Ganjing 2026, Kredit BPD Fokus ke UMKM-Program Prabowo

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
23 May 2026 17:00

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama Bank BJB atau PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), Ayi Subrana optimistis terhadap prospek bisnis Bank Pembangunan Daerah (BPD) menghadapi tantangan bisnis 2026. Pasca Idul Fitri, Bank BJB melihat prospek pertumbuhan di segmen perdagangan besar dan eceran seperti agribisnis, industri pengolahan, konstruksi dan infrastruktur hingga pertanian dan peternakan.

BPD melihat prospek dimulainya kembali geliat pembangunan infrastruktur sehingga pembiayaan sektor investasi dan infrastruktur berpotensi tumbuh. Selain itu Bank BJB melihat sektor kesehatan dan pendidikan sebagai segmen pembiayaan yang cukup stabil.

Bank BJB memastikan kualitas kredit tetap terjaga dengan menerapkan prinsip kehati-hatian termasuk dari risiko pembiayaan dan lonjakan NPL. Sejumlah sentimen juga diwaspadai BPD terkait kenakan biaya logistik, volatilitas nilai tukar dan arah suku bunga global yang masih dinamis karena dapat berdampak pada daya beli dan penyaluran kredit.

Menghadapi kondisi ini, Bank BJB menerapkan sejumlah strategi mulai dari berfokus pada sektor yang berdaya tahan yakni UMKM, perdagangan hingga sektor terkait program prioritas pemerintah.

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), Ayi Subrana dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 19/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...