10 Cara Hemat Energi di Rumah, Tagihan Listrik Bulanan Lebih Ringan

Dany Gibran,  CNBC Indonesia
04 February 2026 17:07
Mesin cuci. (Dok. Freeoik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menghemat energi di rumah bukan hanya soal menurunkan tagihan listrik dan gas. Dengan kebiasaan sederhana sehari-hari, siapa pun bisa mengurangi konsumsi energi tanpa perlu renovasi besar atau membeli peralatan mahal.

Menurut Energy Saving Trust (EST), lembaga independen asal Inggris yang fokus pada efisiensi energi rumah tangga, sebagian besar pemborosan energi justru berasal dari kebiasaan kecil yang sering tidak disadari.

Berikut 10 langkah praktis menghemat energi di rumah yang bisa langsung diterapkan, tanpa ribet dan tanpa biaya besar.

1. Tutup Celah di Pintu dan Jendela

Celah kecil di pintu dan jendela bisa menyebabkan kebocoran udara panas atau dingin. Akibatnya, AC atau pemanas harus bekerja lebih keras.

Fakta daya:

  • AC ½ PK: ±300-500 watt

  • AC 1 PK: ±600-900 watt

Solusi yang relatif murah:

  • Pasang karet seal pintu dan jendela

  • Gunakan door stopper atau draft excluder

  • Periksa kusen yang sudah tidak rapat

Langkah ini dapat menjaga suhu ruangan lebih stabil sekaligus mengurangi beban listrik.

2. Kurangi Penggunaan Mesin Pengering

Mesin pengering termasuk peralatan dengan konsumsi listrik paling tinggi di rumah tangga.

Fakta daya:

  • Electric dryer: ±1.800-5.000 watt per siklus

Alternatif yang lebih hemat:

  • Jemur pakaian di bawah sinar matahari

  • Gunakan rak jemur indoor dengan ventilasi baik

Selain menekan konsumsi energi, pakaian juga cenderung lebih awet.

3. Batasi Waktu Mandi Air Panas

Pemanas air membutuhkan energi besar, terutama jika digunakan terlalu lama.

Fakta daya:

  • Water heater tangki: ±1.000-2.000 watt

  • Instant heater: ±2.000-4.500 watt

Rekomendasi praktis:

  • Batasi mandi sekitar 4-5 menit

  • Gunakan shower hemat air

  • Matikan air saat memakai sabun atau sampo

Semakin singkat durasi mandi, semakin kecil energi yang terpakai.

4. Matikan Mode Standby

Banyak perangkat tetap menyedot listrik meski terlihat mati, seperti:

Fakta daya:

  • TV LED: ±50-150 watt

  • Microwave standby: ±3-10 watt

  • Charger HP: ±5-20 watt

Ini dikenal sebagai phantom load atau konsumsi listrik hantu.

Solusinya:

  • Cabut steker jika tidak digunakan

  • Gunakan stop kontak dengan saklar

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa memangkas konsumsi listrik cukup signifikan.

5. Isolasi Tangki Air Panas

Jika menggunakan water heater bertangki, pastikan tangki memiliki lapisan isolasi.

Fakta daya:

  • Pemanas tangki rata-rata ±1.500 watt

Manfaat utama:

  • Air panas bertahan lebih lama

  • Mesin pemanas tidak perlu sering menyala ulang

  • Konsumsi energi lebih stabil

6. Gunakan Air dan Listrik Secukupnya di Dapur

Dapur merupakan salah satu titik konsumsi energi terbesar di rumah.

Fakta daya umum:

  • Ketel listrik: ±1.200-1.800 watt

  • Rice cooker: ±300-700 watt

  • Kompor listrik: ±1.000-2.000 watt

Contoh kebiasaan hemat:

  • Isi ketel hanya sesuai kebutuhan

  • Gunakan panci sesuai ukuran kompor

  • Pasang aerator pada keran

Langkah sederhana ini bisa menurunkan penggunaan energi tanpa mengorbankan kenyamanan.

7. Cuci Pakaian dengan Suhu Rendah

Sebagian besar energi mesin cuci digunakan untuk memanaskan air.

Fakta Daya:

  • Mesin tanpa pemanas: ±300-600 watt

  • Mesin dengan pemanas: ±1.000-2.000 watt

Tips efisiensi:

  • Gunakan suhu 30°C untuk pakaian harian

  • Jalankan mesin saat muatan penuh

  • Aktifkan mode eco jika tersedia

Untuk kebutuhan normal, suhu rendah sudah cukup efektif.

8. Gunakan Dishwasher Saat Muatan Penuh

Jika menggunakan mesin cuci piring, jangan menyalakannya saat setengah kosong.

Fakta daya:

  • Dishwasher: ±1.200-2.400 watt per siklus

Satu siklus penuh jauh lebih hemat dibanding beberapa siklus kecil.

9. Pilih Shower Dibanding Berendam

Mandi berendam membutuhkan air panas jauh lebih banyak dibanding shower.

Fakta konsumsi air panas:

  • Bathtub: ±150 liter

  • Shower: ±40-60 liter

Untuk penggunaan harian:

  • Shower lebih efisien

  • Konsumsi air dan energi lebih terkendali

10. Matikan Lampu Saat Tidak Digunakan

Kebiasaan klasik namun tetap relevan.

Fakta daya:

  • Bohlam pijar: 60-100 watt

  • LED setara: 8-15 watt

Agar lebih maksimal:

  • Gunakan lampu LED

  • Maksimalkan cahaya alami di siang hari

Skala Estimasi
Minimal Rp100.000/bulan
Moderat Rp180.000/bulan
Maksimal Rp300.000+/bulan
Tahunan Rp1,2 - Rp3,6 juta

Most Popular
Features