Berapa Anggaran Angpau yang Harus Dipersiapkan Saat Imlek 2026?
Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun Baru Imlek 2026 akan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 dalam kalender Masehi. Perayaan ini menandai pergantian Tahun Baru China 2577 Kongzili dan merupakan salah satu momen penting bagi masyarakat Tionghoa.
Di Indonesia, tradisi Imlek tidak hanya berkaitan dengan berkumpul bersama keluarga, tetapi juga berbagi rezeki melalui pemberian angpau.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul menjelang Imlek adalah berapa besar anggaran angpau yang perlu disiapkan. Jawabannya berbeda-beda tergantung situasi keluarga, jumlah penerima, hingga kondisi ekonomi pemberi.
Namun terdapat panduan umum yang dapat dijadikan acuan agar tradisi tetap berjalan tanpa membebani keuangan.
1. Makna dan Konsep Angpau
Dalam tradisi Tionghoa, angpau atau amplop merah digunakan sebagai simbol keberuntungan, doa, dan harapan baik. Warna merah dianggap membawa hoki dan kebahagiaan. Inti dari memberi angpau bukan terletak pada besarnya nominal uang, tetapi pada niat untuk berbagi berkah di tahun baru.
2. Siapa Saja yang Biasanya Menerima Angpau?
Setiap keluarga memiliki tradisi masing-masing, namun secara umum penerima angpau dalam masyarakat Tionghoa meliputi:
Anak kecil
Remaja atau pelajar
Saudara atau kerabat yang belum menikah
Sepupu yang lebih muda
Pekerja rumah tangga seperti ART, babysitter, atau supir (opsional)
Orang tua atau mertua (opsional)
Dengan menentukan daftar penerima, perhitungan anggaran dapat dilakukan lebih akurat.
3. Patokan Nominal Angpau Imlek 2026
Tidak ada standar resmi nominal angpau. Namun kisaran berikut dapat dijadikan acuan umum yang banyak digunakan masyarakat:
- Anak-anak kecil (TK-SD): Rp 10.000 hingga Rp 50.000
- Remaja (SMP-SMA): Rp 50.000 hingga Rp 100.000
- Mahasiswa atau dewasa belum menikah: Rp 100.000 hingga Rp 200.000
- Orang tua atau mertua (opsional): Rp 300.000 hingga Rp 1.000.000 atau lebih, tergantung tradisi keluarga
- Pekerja rumah tangga atau supir (opsional): Rp 50.000 hingga Rp 200.000
Kisaran ini bukan aturan mutlak. Keluarga dapat menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
4. Contoh Perhitungan Anggaran Angpau Imlek 2026
Sebagai contoh, jika seseorang berencana memberi angpau kepada:
4 anak kecil
3 remaja
2 sepupu kuliah
1 asisten rumah tangga
Dengan nominal:
Anak kecil: 4 x Rp 20.000 = Rp 80.000
Remaja: 3 x Rp 50.000 = Rp 150.000
Mahasiswa: 2 x Rp 100.000 = Rp 200.000
ART: 1 x Rp 100.000 = Rp 100.000
Total anggaran angpau menjadi Rp 530.000
Dengan perhitungan seperti ini, pemberi angpau dapat memperkirakan kebutuhan biaya jauh sebelum hari Imlek tiba.
5. Tips Mengatur Budget Angpau Saat Imlek 2026
Berikut beberapa cara agar anggaran tidak membengkak:
Buat daftar penerima angpau
Tetapkan batas pengeluaran maksimal
Siapkan uang pecahan sejak awal
Bedakan nominal berdasarkan kategori penerima
Konsultasikan dengan pasangan jika sudah menikah
Tips ini membantu menjaga tradisi tetap berjalan namun tetap sesuai kemampuan finansial.
6. Bolehkah Tidak Memberi Angpau?
Memberi angpau bukan kewajiban hukum atau keagamaan. Dalam budaya Tionghoa modern, angpau biasanya diberikan oleh mereka yang dianggap sudah dewasa atau sudah menikah. Jika seseorang belum menikah, masih kuliah, atau sedang dalam kondisi ekonomi sulit, tidak memberi angpau pun diperbolehkan.
Kesimpulan
Menjelang Imlek pada 17 Februari 2026, persiapan angpau dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan finansial, jumlah penerima, serta kebiasaan keluarga. Tidak ada standar yang mengikat dalam nominal angpau, karena yang utama adalah makna berbagi rezeki, menjaga hubungan keluarga, dan merayakan tahun baru dengan bahagia.
(dag/dag)