5 Fakta Asuransi Unit Link Yang Wajib Diketahui

My Money - Ayyi Hidayah, CNBC Indonesia
28 October 2022 11:45
Legislator Minta OJK Serius Tangani Aduan Nasabah Unitlink Foto: Legislator Minta OJK Serius Tangani Aduan Nasabah Unitlink

Jakarta, CNBC Indonesia - Belakangan ini, banyak berita miring seputar asuransi unit link. Tak sedikit nasabah unit link asuransi ternama yang merasa kecewa dan dirugikan, sebab polis asuransinya dianggap tidak memberikan manfaat sesuai yang dijanjikan.

Akibat selisih paham antara kedua belah pihak, akhirnya tidak sedikit masyarakat yang jadi memiliki persepsi buruk, bahkan sampai anti terhadap asuransi unit link. Kasus seperti ini tentunya sangat disayangkan.

Nah, kali ini kita akan menelaah akar masalah dalam asuransi unit link beserta dengan cara memilih tipe asuransi unit link yang tepat. Baca sampai habis, ya!

Mengapa Banyak Nasabah Asuransi Unit Link yang Kecewa?

Alasan utama penyebab nasabah merasa 'tertipu' oleh perusahaan asuransi dikarenakan adanya miskomunikasi antara nasabah dan tenaga pemasar ketika menawarkan produk asuransi unit link.

Kerap dijumpai tenaga pemasar yang tidak memberikan cukup penjelasan kepada nasabah mengenai cara kerja investasi dalam unit link. Para tenaga pemasar 'nakal' ini umumnya hanya menjelaskan skema keuntungan dari investasi unit link saja, tanpa menerangkan bahwa ada risiko pada tipe unit link tertentu.

Setelah nasabah membeli polis asuransi unit link dan melihat kenyataan bahwa imbal hasil investasinya tidak seperti yang disampaikan oleh tenaga pemasar, di saat itulah akhirnya nasabah menjadi kecewa dengan asuransi unit link.

Bagaimana Cara Memilih Asuransi Unit Link yang Tepat?

Lantas, bagaimana caranya agar kamu bisa tetap mendapatkan manfaat maksimal asuransi unit link, tanpa harus merasa dikecewakan ataupun tertipu? Berikut ini tipsnya:

1. Pilihlah perusahaan asuransi dan tenaga pemasar yang kredibel

Bukan hanya dalam pembelian asuransi unit link saja, kredibilitas perusahaan adalah faktor penting yang harus diperhatikan ketika hendak membeli produk asuransi apapun. Pastikan perusahaan asuransi tersebut memiliki reputasi baik dan telah terbukti membayarkan uang pertanggungan kepada nasabah.
Kamu juga bisa cek legalitas perusahaan asuransi yang ingin kamu beli produknya di laman resmi lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bila kamu memutuskan membeli produk asuransi unit link dari perusahaan asuransi yang menggunakan jasa tenaga pemasar dalam menjualkan produknya, kamu perlu memilih tenaga pemasar yang profesional dan berpengalaman.

2. Kenali potensi risiko investasi

Setiap instrumen investasi pasti memiliki resikonya masing-masing, tak terkecuali investasi yang terdapat dalam asuransi unit link. Pilihan investasi unit link memiliki banyak macam, mulai dari yang berisiko rendah sampai dengan risiko tinggi. Oleh karena itu, kamu perlu mengenali jenis profil investasimu terlebih dulu. Dengan begitu, kamu akan bisa menentukan tipe penempatan investasi yang tepat sesuai toleransi risiko.

Sebagai contoh, jika kamu termasuk dalam profil investor konservatif, pilihlah jenis unit link berisiko rendah yang menempatkan dana nasabah di instrumen pasar uang. Sedangkan, bila kamu adalah seorang investor dengan profil agresif, kamu bisa memilih tipe unit link risiko tinggi yang mengelola dana nasabah lewat instrumen saham.

3. Pahami dan sampaikan kebutuhan proteksi
Selain mengenali profil risiko investasi, kamu juga perlu memahami kebutuhan proteksi dirimu. Misalnya, jika kamu adalah seorang investor moderat yang memerlukan proteksi jiwa sekaligus kesehatan, maka kamu bisa memilih produk asuransi jiwa unit link dengan investasi resiko menengah, beserta asuransi tambahan (rider) dengan manfaat penggantian biaya rawat inap di rumah sakit.

Apabila kamu membeli produk asuransi unit link lewat tenaga pemasar, maka komunikasikan padanya tentang kebutuhan proteksi dan profil risiko. Sehingga, tenaga pemasar bisa memberikan pilihan produk sesuai dengan apa yang kamu butuhkan.

4. Gali informasi sedetail mungkin

Langkah berikutnya adalah mengumpulkan informasi sedetail mungkin tentang produk asuransi unit link yang ingin dibeli, meliputi:

1. Berapa besar uang pertanggungan yang bisa diberikan oleh perusahaan asuransi melalui produk asuransi unit link ini?

2. Apa saja manfaat yang dapat dinikmati oleh nasabah, jika membeli produk asuransi unit link ini?

3. Berapa besar risiko dari instrumen investasi yang dikaitkan dengan produk asuransi unit link?

4. Apakah manfaat produk asuransi unit link tersebut bisa dikombinasikan dengan asuransi tambahan (rider)?

5. Bagaimana prosedur klaim dan mencairkan dana hasil investasi asuransi unit link?

Kamu bisa memperoleh informasi tersebut dari brosur, dokumen ringkasan produk dan layanan (RIPLAY), situs resmi perusahaan asuransi terkait, dan juga tenaga pemasar.

Maka dari itu, jangan pernah ragu untuk bertanya kepada tenaga pemasar sampai kamu sudah merasa benar-benar paham. Bahkan, kamu bisa cross check informasi yang telah kamu peroleh dengan tenaga pemasar lain atau mencari tambahan informasi dari kerabat maupun teman yang sudah pernah memiliki produk asuransi unit link serupa.

5. Manfaatkan free look period

Sejumlah perusahaan asuransi memberikan fasilitas free look period untuk para nasabahnya. Dalam periode yang sudah ditentukan, nasabah berhak untuk membatalkan perjanjian asuransi. Pada umumnya, perusahaan asuransi memberikan free look period selama 14 hari dari sejak buku polis diterima.
Maka, manfaatkanlah fasilitas ini. Apabila kamu merasa ada ketidaksesuaian antara ilustrasi yang disajikan oleh tenaga pemasar dengan manfaat dalam buku polis, kamu bisa memutuskan kontrak asuransi dan memperoleh pengembalian biaya premi selama masih dalam masa free look period. Setelah itu, kamu bisa menggantinya dengan produk asuransi yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu.

Semoga setelah membaca uraian di atas, kamu bisa jadi lebih paham lagi tentang manfaat asuransi unit link, ya! Kamu tidak perlu khawatir dan termakan kabar burung asuransi unit link. Perusahaan asuransi terpercaya pasti akan membayarkan setiap klaim nasabah, selama kondisinya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Informasi lengkap prosedur dan syarat klaim biasanya dicantumkan secara rinci dalam buku polis asuransi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tahun Depan Kena Covid Tanggung Sendiri, Yuk Melek Asuransi!


(ayh/ayh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading