6 Alasan Ini Bikin Orang Kaya Makin Nafsu Borong Saham
Edward Ricardo Sianturi,
CNBC Indonesia
19 January 2021 17:56
Jakarta, CNBC Indonesia - Jika ada seorang investor dengan kekayaan US$ 1 juta (setara Rp 14 miliar, kurs Rp 14.000/US$) atau lebih di pasar modal, mungkin mereka berpikir bahwa fenomena terjadinya gelembung pasar saham alias bubble bakal terjadi dalam waktu dekat ini.
Benarkah demikian?
Menurut survei terbaru dari E-Trade Financial (Grup Morgan Stanley), jawabannya adalah investor mestinya tetap berinvestasi di saham, dengan lebih menekankan pada sektor-sektor yang undervalued (saham dengan nilai di bawah fundamentalnya).
Nah, dari riset ini ternyata ditemukan bahwa para orang kaya ini malah rajin menambah investasinya di kondisi saat ini.
Addsource on Google