Menkeu-Bos BI Terbang ke London, Pamerkan RI ke Investor
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah otoritas di sektor ekonomi melakukan lawatan ke Indonesia Investment Forum di London, Inggris. Mereka adalah Menteri Keuangan Suahasil Nazara; Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti; serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Perkasa Roeslani.
Suahasil membahas peluang kemitraan investasi Indonesia di depan para investor dalam forum itu. Dalam kesempatan itu, Bendahara Negara menggarisbawahi investasi perlu tumbuh sekitar 7% demi mencapai pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027, sesuai dengan yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
"Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong iklim investasi yang kondusif melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Badan Pengelola Investasi Danantara, serta kemitraan dengan sektor swasta," ujar Suahasil dalam unggahan di akun Instagram resmi, dikutip Jumat (6/11/2026).
Suahasil mengatakan terdapat beberapa kesepakatan investasi yang dihasilkan dalam forum ini. Pertama, PT Kawasan Industri Terpadu Batang dan Axelera Al. Mereka melakukan penjajakan pengembangan ekosistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (Al) dengan nilai investasi US$56 juta atau setara Rp1 triliun dengan asumsi kurs saat ini.
Kedua, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) dan BlackInk Co-operation Ltd. Mereka melakukan kesepakatan dalam pemanfaatan tanah industri dengan nilai investasi US$77 juta atau setara Rp1,39 triliun dengan asumsi kurs saat ini.
Selain itu, terdapat Letter of Intent (Lol) dari Titanium Capital untuk proyek industri hilir timah (tin downstream industry) dengan nilai proyek US$252,1 juta atau setara dengan Rp4,56 triliun dengan asumsi kurs saat ini. Harapannya, kata Suahasil, investasi tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]