Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

Annisa Rini, CNBC Indonesia
Rabu, 04/11/2026 18:30 WIB
Foto: Dok. Bank JTrust Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank JTrust Indonesia (Tbk). (BCIC) mengumumkan pengunduran diri presiden direktur (CEO) perseroan.

Mengutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyampaikan surat pengunduran diri Ritsuo Fukadai dari posisi CEO Bank JTrust bertanggal 30 Oktober 2026, yang dikirimkan kepada pemegang saham dan dewan komisaris BCIC.

"Sesuai dengan Anggaran Dasar Bank dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pengunduran diri saya akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari OJK dan Rapat Umum Pemegang Saham [RUPS]," tulis Ritsuo.


Dalam surat pengunduran dirinya, Ritsuo juga mengenang perjalanan karir sebagai CEO sejak 2019 yang menjadi kehormatan dan pengalaman berarti.

Dia menyatakan telah mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan seluruh tim dalam mendorong strategi pertumbuhan J Trust Bank serta menghadapi dinamika kondisi pasar.

"Bagi saya, perjalanan ini merupakan pengalaman yang luar biasa dan telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan profesional maupun pribadi saya," lanjutnya.

Ritsuo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemegang saham dan dewan komisaris atas kesempatan dan dukungan strategis yang telah diberikan untuk memimpin bank milik investor asal Jepang itu selama tujuh tahun terakhir.

"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya serta harapan terbaik bagi keberlanjutan pertumbuhan, kemakmuran, dan keunggulan J Trust Bank di industri perbankan."

Dari sisi kinerja, hingga akhir September 2026, Bank JTrust membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp57,55 miliar, turun 9,7% secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara, penyaluran kredit tercatat senilai Rp31,39 triliun. Pada kuartal III/2026, total aset Bank JTrust tercatat senilai Rp42,12 triliun.


(asr/asr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Persaingan Furnitur Besi Lokal: Harga & Durability Jadi Kunci