Catat! BI Beri Insentif Bank yang Dukung Penciptaan Lapangan Kerja

Dovana Hasiana, CNBC Indonesia
Selasa, 03/11/2026 17:41 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti kembali menegaskan, bank sentral akan turut berkontribusi mendorong perluasan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Kontribusi ini dilakukan melalui perluasan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) terhadap perbankan yang menyalurkan kredit/pembiayaan ke sektor usaha yang mendukung penciptaan lapangan kerja.

"Perluasan pada sektor usaha untuk mendukung penciptaan lapangan kerja," kata Destry saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jakarta, Selasa (3/11/2026).


Insentif KLM terbaru ini digelontorkan dengan pengurangan giro wajib minimum (GWM) perbankan, dari September 2026 sebesar 6%, kini menjadi maksimal 5%.

Melalui kebijakan ini, BI juga memberikan insentif financing channel paling tinggi sebesar 3% dari DPK dengan perluasan dukungan lebih lanjut kepada kredit/pembiayaan perbankan pada sektor usaha yang mendukung penciptaan lapangan kerja.

Adapula insentif pendalaman pasar uang (PPU) paling tinggi sebesar 2% yang diperkuat untuk mendorong redistribusi likuiditas dan intermediasi perbankan. Penguatan KLM tersebut akan berlaku efektif pada 1 Desember 2026

"Hal ini akan berlaku untuk yang insentif PPU akan berlaku 1 Desember 2026," ucap Destry.

Destry mengatakan, hingga 1 Oktober 2026, insentif KLM telah dinikmati perbankan senilai Rp 458,5 triliun.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Kinerja Perbankan Agustus Menggembirakan, Kredit Tumbuh 13,56% (YoY