Komut Dipanggil Otoritas Singapura soal Karhutla, KEEN Buka Suara

Annisa Rini, CNBC Indonesia
Selasa, 03/11/2026 12:43 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pembangkit listrik energi terbarukan PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN) memberikan penjelasan terkait pertemuan pihak pengendali serta Presiden Komisaris perseroan Albert Maknawi dengan Pemerintah Singapura pada 28 Oktober 2026.

Sebagai informasi, Albert Maknawi saat ini juga menjabat sebagai CEO Kencana Agri Limited.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/11/2026), manajemen KEEN menyatakan perseroan dan Kencana Agri merupakan entitas terpisah, baik dari sisi hukum maupun kegiatan operasional.


Selain itu, keduanya menjalankan kegiatan usaha secara independen dan tidak memiliki kesamaan kegiatan operasional, proyek, maupun personel karyawan.

"Hubungan afiliasi antara Perseroan dan Kencana Agri terbatas pada kesamaan pihak pengendali serta rangkap jabatan Presiden Komisaris Perseroan, Bapak Albert Maknawi, yang juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Kencana Agri," demikian penjelasan manajemen Kencana Energi.

Terkait dengan pertemuan Albert dengan Pemerintah Singapura akhir bulan lalu, manajemen KEEN menyatakan kehadiran Albert adalah dalam kapasitasnya sebagai pimpinan Kencana Agri dan tidak mewakili perseroan.

Kencana Energi maupun anak usahanya disebutkan tidak menerima pemanggilan, permintaan informasi, maupun permintaan klarifikasi dari Pemerintah Singapura terkait penyelidikan karhutla.

Dalam kaitannya dengan Kencana Agri sebagai entitas afiliasi, manajemen KEEN mengatakan informasi yang dimiliki terbatas pada kapasitas kehadiran Albert mewakili Kencana Agri.

Lebih lanjut, berdasarkan penelaahan atas informasi yang tersedia, termasuk penelaahan terhadap hubungan afiliasi, kegiatan operasional, serta potensi eksposur hukum dan keuangan serta anak usaha, saat ini tidak ada keterlibatan KEEN atau entitas anak maupun dampak langsung terhadap kegiatan usaha dan operasional perseroan dari isu karhutla.

Manajemen KEEN juga menegaskan perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan melakukan upaya-upaya yang diperlukan dalam kegiatan operasionalnya guna memitigasi risiko terjadinya Karhutla dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku," jelas KEEN.

Meskipun hingga kini belum teridentifikasi risiko yang berdampak material, Kencana Energi juga akan terus memantau perkembangan pemberitaan terkait karhutla dan melakukan evaluasi serta mengambil langkah yang diperlukan apabila di kemudian hari terdapat perkembangan yang berdampak ke perusahaan atau entitas anak.


(asr/asr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Pimpin Ratas Bencana Gempa-Erupsi Gunung Anak Krakatau