IHSG Menguat di Sesi I, 10 Saham Ini Banyak Diborong Asing
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan sesi I di zona hijau pada Senin (2/11/2026). IHSG berada di level 5.105,20, naik 48,15 poin atau 0,95%, dengan volume transaksi tercatat 198,2 juta lot dengan nilai Rp6.378,1 miliar, atau sekitar Rp6,38 triliun.
Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp342,08 miliar di seluruh pasar pada perdagangan tengah hari ini, Senin (2/11/2026).
Mengutip data Stockbit Sekuritas, total pembelian asing (foreign buy) tercatat Rp2,21 triliun, sedangkan penjualan asing (foreign sell) mencapai Rp2,55 triliun.
Di tengah penguatan IHSG hingga siang ini, saham PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp47,80 miliar atau 36,28 juta saham. Posisi berikutnya ditempati PT. Bumi Resources Tbk. (BUMI) dengan net buy Rp36,21 miliar (290,48 juta saham) dan PT. Petrosea Tbk. (PTRO) sebesar Rp23,52 miliar (10,28 juta saham).
Selanjutnya, PT. Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) dibeli bersih Rp15,49 miliar (46,59 juta saham), disusul PT. Darma Henwa Tbk. (DEWA) Rp15,37 miliar (68,69 juta saham) dan PT. Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp14,34 miliar (2,71 juta saham). Asing juga mengakumulasi PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) senilai Rp13,32 miliar (35,17 juta saham), PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) Rp12,61 miliar (18,82 juta saham), PT. Singaraja Putra Tbk. (SINI) Rp9,09 miliar (1,06 juta saham), dan PT. Archi Indonesia Tbk. (ARCI) Rp8,02 miliar (9,33 juta saham).
Sebaliknya, tekanan jual asing paling besar menimpa PT. Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dengan net sell Rp94,95 miliar atau 8,82 juta saham. Saham perbankan juga banyak dilepas, yakni PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp81,76 miliar (22,01 juta saham) dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp71,29 miliar (25,49 juta saham).
Asing turut melepas PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) senilai Rp67,28 miliar (34,40 juta saham) dan PT. Bukit Asam Tbk. (PTBA) Rp49,87 miliar (15,71 juta saham). Di jajaran berikutnya terdapat PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan net sell Rp36,84 miliar (7,32 juta saham), PT. Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp26,90 miliar (10,42 juta saham), PT. Timah Tbk. (TINS) Rp26,82 miliar (7,25 juta saham), PT. Alamri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) Rp25,03 miliar (10,31 juta saham), dan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp20,15 miliar (6,07 juta saham).