Laba Emiten Hapsoro (RAJA) Naik 81,7% di Kuartal III, Ini Penyebabnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten milik Happy Hapsoro PT. Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat laba tahun berjalan hingga kuartal III tahun 2026 sebesar US$43.808.186. Capaian tersebut naik 81,78% dari US$24.099.963 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kenaikan laba tersebut berasal dari pendapatan bersih RAJA hingga kuartal III yang tercatat US$203.857.206, tumbuh 3,98% dibandingkan US$196.048.891 pada 30 September 2025.
Namun, beban pokok pendapatan justru turun 5,09% menjadi US$132.651.265 dari US$139.759.119. Kombinasi ini mendorong laba bruto melesat 26,50% menjadi US$71.205.941 dari US$56.289.772. Marjin laba bruto pun membaik menjadi 34,93% dari 28,71%.
Di sisi biaya operasional, beban umum dan administrasi naik 38,04% menjadi US$22.272.537 dari US$16.134.904. Meski demikian, laba usaha tetap tumbuh 33,52% menjadi US$54.139.348 dari US$40.546.317.
Pertumbuhan tersebut ditopang beberapa pos non-operasional. Laba selisih kurs bersih tercatat US$3.691.788, berbalik dari rugi selisih kurs bersih US$2.171.139 pada periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, RAJA juga membukukan keuntungan dari pembelian diskon sebesar US$3.910.979, sementara pada periode pembanding tidak ada pos tersebut. Sebaliknya, pendapatan lain-lain turun 46,55% menjadi US$2.179.225 dari US$4.077.282, dan beban lain-lain membengkak 202,11% menjadi US$4.576.048 dari US$1.514.694.
Kontributor terbesar pertumbuhan laba berasal dari bagian laba entitas asosiasi, yang melonjak 362,25% menjadi US$18.567.551 dari US$4.016.783. Dengan tambahan tersebut, laba usaha sebelum beban keuangan dan pajak penghasilan naik 63,15% menjadi US$72.706.899 dari US$44.563.100.
Di sisi lain, beban keuangan atau bunga meningkat 85,36% menjadi US$13.883.746 dari US$7.490.079. Setelah beban keuangan, laba sebelum beban pajak penghasilan tercatat US$58.823.153, naik 58,67% dari US$37.073.021. Beban pajak penghasilan naik 15,74% menjadi US$15.014.967 dari US$12.973.058. Marjin laba bersih RAJA pun naik menjadi 21,49% dari 12,29% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan kepemilikannya, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$31.077.313, naik 75,06% dari US$17.752.880.
Adapun total aset RAJA hingga kuartal III tahun ini naik menjadi US$375.682.570 dibandingkan akhir tahun 2025 yang sebesar US$221.695.685.
Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk, Djauhar Maulidi menyampaikan, kontribusi pendapatan investasi sebesar US$13,2 juta dari kepemilikan 20% di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), serta peningkatan pendapatan investasi dari PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) seiring kenaikan harga minyak dunia.
Selain itu, Perseroan mencatat keuntungan dari gain on bargain purchase sebesar US$3,9 juta yang diperoleh dari transaksi akuisisi SMS Development Ltd. melalui PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).
SMS Development Ltd. memiliki 20% kepemilikan saham pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), yang merupakan operator Wilayah Kerja Madura Strait.
"Meskipun bisnis downstream sempat menghadapi gangguan operasional, Perseroan tetap mencatat pertumbuhan laba yang kuat berkat disiplin pengelolaan biaya dan kontribusi investasi strategis, termasuk HCML yang telah memberikan dampak positif pada tahun pertama investasinya," ujarnya, Senin (2/11/2026).
Memasuki kuartal IV 2026, Perseroan memprioritaskan pemulihan volume penjualan gas, penyelesaian proyek infrastruktur energi, dan optimalisasi kontribusi portofolio investasi.
"Penawaran obligasi dan sukuk diharapkan turut meningkatkan fleksibilitas keuangan Perseroan untuk mendukung agenda pertumbuhan. Melalui kombinasi pertumbuhan organik dan ekspansi yang terukur, Perseroan berkomitmen memperkuat fundamental usaha serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham," tutupnya.