Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Jumat, 30/10/2026 13:45 WIB
Foto: Aktivitas pertambangan batubara milik Bayan Resources di Tabang/Pakar, Kalimantan, Jumat (17/11/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki).

Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga kuartal III tahun ini naik 12,93% menjadi US$589,6 juta dari US$522,15 juta.

Mengutip laporan keuangannya melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kenaikan laba ini terjadi meski pendapatan perseroan turun. Pendapatan tercatat nyaris tak berubah menjadi US$2,43 miliar atau turun tipis 0,23% dari kuartal III tahun lalu.

Laba bruto menjadi penopang utama. Beban pokok pendapatan turun 5,78% menjadi US$1,57 miliar dari US$1,66 miliar. Akibatnya, laba bruto naik 11,73% menjadi US$864,02 juta dari US$773,35 juta. Margin laba bruto perseroan membaik menjadi sekitar 35,49% dari sekitar 31,70% pada periode yang sama tahun lalu.


Dari sisi beban usaha, beban penjualan naik 24,85% menjadi US$31,19 juta dari US$24,98 juta. Namun, beban umum dan administrasi turun 4,60% menjadi US$59,97 juta dari US$62,86 juta. Beban keuangan juga turun lebih dalam, yaitu 41,89%, menjadi US$4,37 juta dari US$7,52 juta.

Penghasilan keuangan naik 7,04% menjadi US$21,9 juta dari US$20,5 juta. Sementara itu, beban lain-lain, neto, melonjak 177,25% menjadi US$24,7 juta dari US$8,92 juta.

Setelah memperhitungkan seluruh pos tersebut, laba sebelum pajak naik 11,04% menjadi US$765,6 juta dari US$689,5 juta. Beban pajak penghasilan naik 6,92% menjadi US$166,6 juta dari US$155,8 juta .

Sementara laba periode berjalan tercatat US$599,06 juta naik 12,24% dari US$533,7 juta pada periode yang sama tahun 2025.

Adapun aset Bayan hingga kuartal III tahun ini naik menjadi US$ 724,6 juta dari akhir tahun 2025 yang sebesar US$ 680,4 juta.



(rob/rob)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BEI Berencana Hapus Batas Harga Minimum Rp 50 Per Saham