Kuartal III-2026, Laba Bank Raya Rp21 Miliar, Kredit Digital Naik 20%

Annisa Rini, CNBC Indonesia
Jumat, 30/10/2026 09:36 WIB
Foto: Dok Bank Raya

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) membukukan laba bersih senilai Rp21 miliar pada kuartal III/2026. Anak usaha BBRI ini juga mencetak pertumbuhan penyaluran kredit digital pada periode yang sama.

Tercatat, penyaluran kredit digital Bank Raya mencapai Rp24,73 triliun atau naik 20% secara tahunan (year-on-year/YoY). Sementara, outstanding kredit digital senilai Rp3,04 triliun atau tumbuh 11,3% YoY.

Dari sisi penghimpunan dana, Digital Saving Bank Raya tercatat sebesar Rp2,4 triliun tumbuh sebesar 35,6% yoy. Sejalan dengan hal tersebut, aktivitas transaksi melalui Aplikasi Raya juga terus meningkat sebesar 44,7% yoy dengan total mencapai 4,9 juta transaksi.


Rasio dana murah atau current account saving account (CASA) Bank Raya yang mencapai 35,83%, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 29,78%.

"Peningkatan rasio CASA tersebut menunjukkan semakin kuatnya kontribusi Digital Saving dalam struktur pendanaan Bank Raya, sekaligus mendukung upaya memperkuat fundamental bisnis digital," ujar Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Untuk aspek kualitas aset, pada kuartal III/2026 Bank Raya mencatatkan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross sebesar 2,53% atau menurun sebesar 203 bps secara tahunan. Sementara, rasio NPL net tercatat 0,41% atau turun sebesar 131 bps secara tahunan.

Rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) yang meningkat sebesar 83 bps (yoy) menjadi 5,83%. Dari sisi likuiditas, rasio loan to deposit ratio (LDR) Bank Raya tercatat sebesar 78,65%.

Kemudian, rasio liquidity coverage ratio (LCR) tercatat sebesar 707,4%, serta Rasio NSFR (net stable funding ratio) sebesar 167,59%, di atas ketentuan minimum 100%. Adapun, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) AGRO tercatat sebesar 42,35%.


(asr/asr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Semarak Sentimen Dalam & Luar Negeri, Ini Sektor Yang Prospek