MARKET DATA

Surat Utang RI Diserbu Investor, Tapi Pemerintah Cuma Ambil Rp20,65 T

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
27 October 2026 19:05
Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hasil lelang sembilan seri surat utang negara pada 27 Oktober 2026 masih banyak diminati oleh para investor.

Dari target indikatif yang dipatok pemerintah sebesar Rp 30 triliun, total penawaran yang masuk sebesar Rp 31,09 triliun.

"Total penawaran yang masuk sebesar Rp 31.093.600.000.000,00," sebagaimana dikutip dari pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Namun, pemerintah hanya memenangkan Rp 20,65 triliun dari hasil lelang sembilan surat utang pada hari ini.

"Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp20.650.000.000.000," sebagaimana tertulis dalam pengumuman hasil lelang.

Adapun sembilan seri yang dilelang pada hari ini adalah SPN01261128 (new issuance), SPN03270127 (new issuance), SPN12271014 (reopening), FR0110 (reopening), FR0111 (reopening), FR0112 (reopening), FR0107 (reopening), FR0102 (reopening) dan FR0105 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.

Secara nominal, penawaran tertinggi terjadi untuk seri FR0110 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2032, sebesar RP 8,85 triliun. Lalu, FR0111 yang jatuh tempo 15 Maret 2037 sebesar Rp 6,15 triliun, dan SPN12271014 yang jatuh tempo 14 Oktober 2027 sebesar Rp 6,86 triliun.

Adapun untuk rasio penawaran yang masuk dibanding nilai yang dimenangkan pemerintah atau bid to cover ratio tertinggi untuk FR0107 sebesar 5,95. Kemudian SPN01261128 sebesar 2,12 dan FR0105 sebesar 1,49.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Cari Dana Rp30 Triliun, Pemerintah Lelang 9 Surat Utang Hari Ini


Most Popular
Features