BTN Mau Akuisisi Kredit Pensiunan Lagi, Bidik Rampung Kuartal I 2027

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Senin, 26/10/2026 10:55 WIB
Foto: Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu saat menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Sabtu (23/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Bandung, CNBC Indonesia - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) bersiap mengakuisisi portofolio kredit konsumer lagi. Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu mengatakan pihaknya sudah menandatangani Non Disclosure Agreement (NDA) dengan bank yang belum bisa ia sebutkan namanya.

"Gue belum bisa nyebut bank. [Per] hari ini, kemarin sudah tekan NDA sama mereka," kata Nixon usai Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "TRANSFORMASI BTN, Membangun Sinergi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan" Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).

Dengan ditandatanganinya NDA, ia mengatakan BTN sudah memperoleh ruang untuk melakukan penjajakan dan mempelajari portofolio kredit calon akuisisi.

Nixon membidik akuisisi ini dilakukan tahun depan. Sebab, bank pelat merah spesialis pembiayaan perumahan itu harus memasukkan rencana tersebut terlebih dahulu ke dalam rencana bisnis bank (RBB).



"Tahun depan aja ya. Karena gue harus masukin RBB dulu," ucap Nixon.

Ia membidik rencana akuisisi ini dapat rampung di kuartal I-2026, jika memungkinkan di sekitar bulan Februari atau Maret.

Nixon mengungkapkan, segmen portofolio kredit yang diincar ini merupakan kredit pensiunan. Segmen tersebut sama dengan akuisisi portofolio kredit milik PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN) yang baru dilakukan BTN, dalam transaksi material senilai Rp19,93 triliun.

Nixon menegaskan BTN berniat mencari portofolio dengan imbal hasil yang lebih baik melalui rencana akuisisi ini.

"Pokoknya kita carinya yield-yield lebih baik lah," tuturnya.



(rob/rob)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Huru-hara MSCI, Tekanan Jual Emiten Perbankan Terus Berlanjut?