Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100
Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin tertekan pada perdagangan pagi ini, Senin (26/10/2026).
Merujuk data Refinitiv, pada pukul 10.04 WIB, rupiah terdepresiasi 0,36% ke posisi Rp18.105/US$ dibandingkan penutupan Jumat (23/10/2026) di Rp18.040/US$.
Posisi tersebut menjadi level terlemah rupiah sejak awal Juni 2026 atau dalam hampir lima bulan terakhir.
Pelemahan sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan, ketika rupiah dibuka turun 0,06% ke level Rp18.050/US$. Dalam waktu sekitar satu jam, rupiah kembali melemah 55 poin dari posisi pembukaannya.
Pergerakan tersebut membalikkan penguatan tipis pada Jumat pekan lalu, ketika rupiah ditutup naik 0,03% di level Rp18.040/US$.
Tekanan terhadap rupiah terjadi ketika dolar AS justru terkoreksi di pasar global. Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,17% ke posisi 101,636.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]