MARKET DATA

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
24 October 2026 07:33
CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden RI)
Foto: (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melaporkan telah merampingkan atau menutup 364 perusahaan di bawah pengelolaannya. Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani mengatakan, angka itu ditargetkan melonjak menjadi 700 perusahaan pada akhir Desember 2026.

"Sudah mencapai 364 perusahaan yang yang sudah kita lakukan streamlining atau penutupan," ujarnya di Istana Negara, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi mengatakan, target tersebut menjadi bagian dari program streamlining yang dijalankan dalam rangka meningkatkan efisiensi, meningkatkan produktivitas, dan juga mengoptimalisasi aset saat ini.


"Dan angka ini akan terakselerasi sampai dengan bulan Desember, sehingga target kami untuk bisa melakukan streamlining, insyaallah mencapai 700 perusahaan itu bisa terwujud di akhir bulan Desember," tuturnya.

Selain itu, dari sisi pertumbuhan profitabilitas perusahaan pelat merah juga meningkat cukup signifikan. Danantara menargetkan laba perusahaan BUMN tahun ini dapat mencapai Rp 334 triliun.

"Dari segi pertumbuhan profitabilitas juga meningkat cukup signifikan, Bapak, sehingga pada target di akhir tahun ini bisa mencapai Rp 334 triliun," tutupnya.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ngeri! Sengketa dengan Investor, Bos Danantara Buka Borok BUMN Farmasi


Most Popular
Features