MARKET DATA

Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Gembok Saham STRK dan TRUK

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
22 October 2026 10:20
Ilustrasi Investasi Saham
Foto: Ilustrasi Investasi Saham (dok Pluang)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pemberhentian sementara (suspensi) perdagangan saham atas PT Lovina Beach Brewery Tbk. (STRK) dan PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) pada Rabu, (21/10/2026).

Suspensi terhadap emiten tersebut dimulai pada sesi I perdagangan hari ini, Kamis, (22/10/2026). Keputusan ini mengacu pada Pengumuman bernomor Peng-SPT-00219/BEI.WAS/10-2026.

Suspensi ini dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang keputusan investasinya.

"BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Lovina Beach Brewery Tbk. (STRK) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai," sebagaimana tertuang dalam pengumuman dalam laman resmi BEI.

Emiten yang digembok bursa tersebut terpantau mengalami kenaikan harga sebelum suspensi. Mengutip data pasar, harga saham STRK pada perdagangan kemarin tercatat naik 34,31% di angka Rp137. Dalam sebulan, sahamnya telah naik 110.77%, dan year to date turun 32.18%.

Dengan ini, BEI berharap para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Selanjutnya, saham TRUK juga terpantau mengalami kenaikan harga hingga 19,90% ke Rp6.025 per saham. Adapun dalam satu bulan saham ALDO telah naik mencapai 251.31% dan secara year to date 966.37%.

 

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning


Most Popular
Features