Bos OJK Ungkap Pesan Khusus Prabowo: Tindak Tegas Coordinated Trading!

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Senin, 19/10/2026 19:42 WIB
Foto: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi memastikan OJK akan terus meneruskan reformasi pasar modal Indonesia. Hal itu dipastikan Kiky, sapaan akrab Friderica Widyasari Dewi, selepas mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).



"Terkhusus terkait dengan pasar modal Indonesia, kami juga sampaikan kepada beliau dan kami menyampaikan akan meneruskan reformasi pasar modal terkait dengan peningkatan transparansi, kemudian likuiditas," ujarnya.

"Dan tadi pesan khusus terpenting adalah bagaimana kita terus menegakkan enforcement ya kepada mereka-mereka yang telah melakukan pelanggaran terkait coordinated trading dan lain sebagainya," lanjutnya.

Sehingga, menurut Kiky, OJK akan semakin terus menegakkan kredibilitas, integritas dan terus melakukan enforcement terhadap berbagai pelanggaran yang telah terjadi. Dan ini harapannya, lanjut dia, menimbulkan efek jera sehingga ke depan pasar modal Indonesia semakin likuid, semakin transparan dan menjadi tempat investasi yang baik untuk investor domestik maupun asing.

"Apalagi sekarang dengan investor ritel domestik kita sudah mencapai 32,7 SID yang tentu saja ini menaruh harapan besar untuk pasar modal Indonesia ke depan bisa menjadi tempat investasi untuk jangka panjang yang baik untuk masyarakat Indonesia," kata Kiky.



(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: OJK Respons MSCI & Peluang RI Turun ke "Standalone Market"