Asing Keluar Rp2,92 Triliun di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak DIbuang

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Jumat, 16/10/2026 12:39 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (16/10/2026). IHSG berada di level 5.233,00, turun 630,78 poin atau 10,76%. Dengan total volume perdagangan tercatat 380,08 juta lot dengan nilai transaksi Rp16.508,81 miliar atau sekitar Rp16,51 triliun.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) sebesar Rp2,92 triliun pada perdagangan sesi I Jumat (16/10/2026). Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai pembelian asing tercatat Rp5,21 triliun, sedangkan nilai penjualannya mencapai Rp8,13 triliun.


Saham perbankan menjadi yang paling banyak dilepas asing. PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin daftar net sell dengan nilai Rp1,98 triliun atau 379,74 juta saham. Posisi berikutnya ditempati PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp630,97 miliar dan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp485,08 miliar.

Selanjutnya ada PT. Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp113,97 miliar, PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Rp55,08 miliar, PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADMR) Rp42,19 miliar, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp32,81 miliar, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) Rp17,89 miliar, PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPS) Rp16,27 miliar, dan PT. United Tractors Tbk. (UNTR) Rp13,27 miliar.

Di sisi lain, asing masih melakukan pembelian bersih (net foreign buy) pada sejumlah saham. PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi yang terbesar dengan nilai Rp97,72 miliar atau 4,21 miliar saham. Kemudian disusul PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) Rp54,44 miliar, PT. Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) Rp35,47 miliar, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp30,06 miliar, dan PT. Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) Rp27,99 miliar.

Saham lain yang dikoleksi asing antara lain PT. Bukit Asam Tbk. (PTBA) Rp22,76 miliar, PT. Merdeka Copper Gold Tbk. (ARCI) Rp18,49 miliar, PT. Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) Rp17,09 miliar, PT. Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) Rp16,89 miliar, dan PT. Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp12,90 miliar.



(rob/rob)
Saksikan video di bawah ini:

FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market