FOTO

Pasar Saham Kebakaran, IHSG Anjlok Tembus 11%

Muhammad Sabki, CNBC Indonesia
Jumat, 16/10/2026 13:26 WIB

IHSG hingga pukul 10.31 WIB, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu berada di level 5.227,01 turun 636,77 poin atau 11%.

1/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

2/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan, pantauan CNBC Indonesia hingga pukul 10.31 WIB, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu berada di level 5.227,01 turun 636,77 poin atau 10,86%. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

3/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

IHSG sebelumnya dibuka di level 5.393,92 pada pukul 09.00 WIB atau melemah 8,01%. Dalam setengah jam berikutnya, tekanan jual bertambah sehingga indeks bergerak turun hingga menyentuh titik terendah hari ini di 5.193,22.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

4/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sementara itu, level tertinggi tercatat di 5.404,51, yang hanya sedikit di atas harga pembukaan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

5/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Total volume perdagangan tercatat 61,6 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp1.730,3 miliar. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

6/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Penyebab jatuhnya IHSG berasl dari sektor infrastruktur yang anjlok lebih dari 13,9%, disusul oleh sektor energi yang terjun 11%, dan sektor material dasar yang amblas 8,7%. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

7/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Adapun saham-saham pemberat IHSG hari ini antar lain, PT. Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), dan PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

8/8 Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sementara saham-saham yang menjadi penopang tekanan IHSG antara lain, PT. Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT. United Tractors Tbk. (UNTR), dan PT. Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)