MARKET DATA

Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
14 October 2026 16:19
(Dok. blibli)
Foto: (Dok. blibli)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli mencatat pendapatan konsolidasi mencapai sebesar Rp14,83 triliun pada semester I-2026. Ada pun hasil tersebut ditopang oleh segmen institusi yang tumbuh dibanding segmen lain.

Chief Corporate Officer and Investor Relations Blibli, Eric Winarta menegaskan pertumbuhan pada segmen institusi mencerminkan kepercayaan klien-klien korporat terhadap kemampuan perseroan dalam memenuhi kebutuhan pengadaan

"Di mana kami bisa menyediakan portofolio produk yang luas dan didukung juga oleh kemampuan distribusi yang baik," ungkap dia dalam Public Expose Tahunan 2026 PT Global Digital Niaga Tbk, Rabu (14/10/2026).

Eric memaparkan untuk segmen institusi, perseroan berfokus pada pertumbuhan dan kualitas dari pertumbuhan tersebut. Termasuk dengan menjaga margin, meningkatkan operational efficiency, dan mengelola working capital atau model kerja secara disiplin.

"Ke depannya kami akan terus memperkuat relationship dengan klien-klien institusi kami dan kita coba terus untuk memperluas solusi serta layanan sesuai kebutuhan masing-masing klien," terang Eric.

"Sehingga kami berharap segmen institusi ini akan terus berkembang dan dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap perusahaan untuk mencapai profitability," tambah dia.

Diketahui hingga semester I 2026, perusahaan meraup pendapatan Rp 14,8 triliun. Angka ini mengalami kenaikan dari Rp 9,59 triliun pada semester I 2025, dengan tren pertumbuhan dua digit yang solid di seluruh segmen usaha, terutama pada segmen institusi dan toko fisik.

Selain itu, Take Rate meningkat lebih jauh dari 8,6% pada Semester I-2025, menjadi 9% pada Semester I-2026, didukung peningkatan Take Rate terutama pada segmen Ritel 1P dan Ritel 3P. Hal ini merupakan hasil dari pertumbuhan Laba Bruto Sebelum Diskon (Gross Profit Before Discount/GPBD) sebesar 17% secara yoy selama periode ini.

BELI mencatat persentase beban operasional konsolidasian terhadap TPV dari 7,2% pada semester I-2025, menjadi 6,3% pada semester I-2026, yang menghasilkan peningkatan kinerja persentase EBITDA konsolidasian terhadap TPV sebesar 170 bps secara yoy.

BELI juga memperluas kapabilitas omnichannel dengan mengoperasikan sejumlah 347 toko elektronik konsumen, 24 toko elektronik rumah tangga, dan 1 toko fesyen dan olahraga. Selain itu, perseroan mengelola 60 gerai supermarket premium dan 39 home and living experience centers.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Profibilitas Meningkat, MSIG Life Dorong Pertumbuhan Berkualitas


Most Popular
Features