MARKET DATA

Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
09 October 2026 09:20
Logo Bank Dunia. (Photo by Andrew CABALLERO-REYNOLDS / AFP/File Foto)
Foto: Logo Bank Dunia. (AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Grup Bank Dunia Ajay Banga mengumumkan penunjukan David Vaillant sebagai Direktur Pelaksana sekaligus Chief Financial Officer (CFO) Grup Bank Dunia.

Vaillant telah menghabiskan dua dekade di BNP Paribas, memimpin fungsi keuangan dan strategi serta menyusun struktur transaksi pasar modal bagi lembaga keuangan, pemerintah, dan bank sentral di pasar negara berkembang maupun negara maju.

Sebagai CFO, Vaillant akan bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan, operasi treasuri, dan manajemen risiko untuk neraca yang dimanfaatkan di lebih dari 100 negara berkembang.

Ia akan memimpin penerbitan obligasi di IBRD, IDA, dan IFC, yang secara bersama-sama menghimpun hampir 82 miliar dolar AS dari pasar modal internasional pada tahun fiskal 2026.

Ia juga akan mendorong agenda mobilisasi modal swasta Grup, termasuk mengembangkan kendaraan dan instrumen pembiayaan baru yang dirancang untuk menarik investor swasta dalam skala besar.

"David telah menghabiskan kariernya mengelola keuangan dalam skala besar serta bekerja erat dengan investor, pemerintah, dan bank sentral untuk membangun arsitektur keuangan yang membuat lembaga mampu memberikan dampak yang jauh lebih besar," kata Banga melalui siaran pers, Jumat (9/10/2026).

"Ini adalah kombinasi pengalaman yang ideal untuk memimpin fungsi keuangan Grup Bank Dunia, mengelola risiko, dan memperluas modal swasta yang kami mobilisasi untuk pembangunan," tegasnya.

Vaillant terakhir kali menjabat sebagai Kepala Global Keuangan, Strategi, dan Partisipasi (Global Head of Finance, Strategy and Participations) di BNP Paribas Asset Management.

Dalam posisi tersebut, ia memimpin akuisisi AXA Investment Managers senilai 5,1 miliar euro, salah satu transaksi terbesar dalam sejarah manajemen aset Eropa, yang melahirkan salah satu manajer aset terbesar di benua itu dengan aset kelolaan nasabah sebesar 1,6 triliun euro. Ia juga mengembangkan kemitraan di seluruh dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin.

Dalam pernyataannya Vaillant merasa sangat terhormat dapat bergabung dengan Grup Bank Dunia dan mengemban misinya untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kemakmuran bersama di planet yang layak huni.

"Grup ini berada dalam posisi yang ideal untuk bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan di pasar negara berkembang dan negara maju guna menyalurkan pendanaan bagi tujuan pembangunan, sekaligus mendorong manajemen risiko yang kuat. Saya menantikan untuk bergabung dengan tim-tim Grup Bank Dunia yang sangat dihormati, di bawah kepemimpinan Ajay," kata Vaillant.

Sebelumnya, Vaillant juga menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Kepala Perbankan untuk kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) di BNP Paribas Corporate and Institutional Banking, tempat ia berkontribusi aktif dalam pengembangan waralaba perusahaan secara global, dan di pasar negara berkembang di Afrika, Timur Tengah, dan Asia.

Ia juga memelopori praktik penasihat kedaulatan (sovereign advisory), yakni memberikan nasihat kepada pemerintah dan bank sentral mengenai transaksi yang kompleks. Sebelum bergabung dengan BNP Paribas, Vaillant bertugas di Banque de France, dan memulai kariernya sebagai pengacara yang menasihati perusahaan dalam transaksi lintas negara.

Di luar jabatan eksekutifnya, Vaillant pernah duduk di sejumlah dewan sebagai ketua non-eksekutif maupun direktur, terutama pada lembaga keuangan di Asia dan Amerika Latin, serta perusahaan teknologi finansial (fintech) yang tercatat maupun tidak tercatat di bursa.

Ia juga pernah mengajar keuangan, keuangan berkelanjutan, dan makroekonomi internasional di HEC School of Management dan Sciences Po Paris, serta menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah (Steering Board) International Advisory Panel on Biodiversity Credits.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!


Most Popular
Features