MARKET DATA

Laris Manis! Pemerintah Kantongi Rp10 T dari Lelang SBN Syariah

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
07 October 2026 11:15
Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara dengan delapan seri dengan total penawaran Rp32.62 triliun melalui sistem lelang Bank Indonesia pada Selasa, 6 Oktober 2026. Sedangkan total penawaran yang dimenangkan ialah sebesar Rp10 triliun.

Berikut rincian seri SBSN dan penawaran yang dihimpun dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan:

1. SPNS23112026 (reopening) jumlah penawaran Rp6,16 triliun,

2. SPNS12042027 (reopening) jumlah penawaran Rp6,02 triliun,

3. SPNS07062027 (reopening) jumlah penawaran Rp5 triliun,

4. PBS030 (reopening) jumlah penawaran Rp2,63 triliun,

5. PBS040 (reopening) jumlah penawaran Rp3,91 triliun,

6. PBSG002 (reopening) jumlah penawaran Rp4,13 triliun,

7. PBS034 (reopening) jumlah penawaran Rp2,43 triliun dan

8. PBS038 (reopening) jumlah penawaran Rp2,34 trilun.

Lelang Dimenangkan

Pada lelang kali ini, rata-rata bid to cover ratio cukup tinggi di kisaran 6,53% untuk jenis Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan Sukuk sebesar 4,46%.

"Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kedelapan seri yang ditawarkan tersebut adalahRp10.000.000.000.000,00 (sepuluh triliun rupiah)," melansir DJPPR, Rabu (7/10/2026).

Adapun rincian nominal nominal seri yang dimenangkan sebagai berikut:

1. SPNS23112026:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 6,38%

- Tanggal pembayaran imbalan: Akhir Perionde

- Tingkat Imbalan: Diskonto

- Tanggal Jatuh Tempo: 23 November 2026

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp500 miliar

- Bid-to-cover ratio: 12,32%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

2. SPNS12042027:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 6,45%

- Tanggal pembayaran imbalan: Akhir Perionde

- Tingkat Imbalan: Diskonto

- Tanggal Jatuh Tempo: 12 April 2027

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp2,65 triliun

- Bid-to-cover ratio: 2,27%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

3. SPNS07062027:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 6,5%

- Tanggal pembayaran imbalan: Akhir Perionde

- Tingkat Imbalan: Diskonto

- Tanggal Jatuh Tempo: 7 Juni 2027

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp1 triliun

- Bid-to-cover ratio: 5%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

4. PBS030:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 6,80780%

- Tanggal pembayaran imbalan: 15 Januari dan 15 Juli

- Tingkat Imbalan: 5,87500%

- Tanggal Jatuh Tempo: 15 Juli 2028

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp1,8 triliun

- Bid-to-cover ratio: 1,46%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

5. PBS040:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 7,03680%

- Tanggal pembayaran imbalan: 15 Mei dan 15 November

- Tingkat Imbalan: 5%

- Tanggal Jatuh Tempo: 15 November 2030

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp1,35 triliun

- Bid-to-cover ratio: 2,9%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

6. PBSG002:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 7,07959%

- Tanggal pembayaran imbalan: 15 April dan 15 Oktober

- Tingkat Imbalan: 5,62500%

- Tanggal Jatuh Tempo: 15 Oktober 2033

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp1,9 triliun

- Bid-to-cover ratio: 2,17%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

7. PBS034:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 7,20929%

- Tanggal pembayaran imbalan: 15 Juni dan 15 Desember

- Tingkat Imbalan: 5,65%

- Tanggal Jatuh Tempo: 15 Juni 2039

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp600 miliar

- Bid-to-cover ratio: 4,05%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

7. PBS038:

- Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan: 7,21525%

- Tanggal pembayaran imbalan: 15 Juni dan 15 Desember

- Tingkat Imbalan: 6,87500%

- Tanggal Jatuh Tempo: 15 Desember 2049

- Jumlah nominal dimenangkan: Rp200 miliar

- Bid-to-cover ratio: 11,71%

- Tanggal setelmen/penerbitan: 8 Oktober 2026

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun


Most Popular
Features