MARKET DATA

Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
07 October 2026 07:16
Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad dan Pendiri Bayan Resources, Datok Low Tuck Kwong. (Instagram/alwincc)
Foto: Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad dan Pendiri Bayan Resources, Datok Low Tuck Kwong. (Instagram/alwincc)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pertambangan milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN), melakukan perubahan atas Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) dengan PT Jhonlin Baratama. Jumlah saham yang akan diakuisisi oleh perusahaan milik Haji Isam tersebut menjadi 10.084.088.370 saham.

Mengutip keterbukan informasi Bursa efek Indonesia (BEI), laporan ini merupakan tindak lanjut dari keterbukaan informasi sebelumnya mengenai penandatanganan PJBS Nomor 466/BR-OJK/IX/2026 tertanggal 17 September 2026.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima BYAN, Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani PJBS tersebut pada 16 September 2026 dengan PT Jhonlin Baratama selaku pembeli. Selanjutnya, Perseroan menerima surat pemberitahuan lanjutan tertanggal 5 Oktober 2026 yang menyampaikan bahwa Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama pembeli telah menandatangani perubahan atas PJBS tersebut pada 1 Oktober 2026.


"Perubahan tersebut mencakup pembaruan atas jumlah saham biasa Perseroan yang akan dialihkan kepada Pembeli, yaitu dari semula sebanyak 10.000.000.500 (sepuluh miliar lima ratus) saham biasa menjadi 10.084.088.370 (sepuluh miliar delapan puluh empat juta delapan puluh delapan ribu tiga ratus tujuh puluh) saham biasa Perseroan," tulis manajemen, dikutip Rabu (7/10/2026).

Artinya, terdapat penambahan sekitar 84 juta saham dari jumlah awal. Nantinya, PT Jhonlin Baratama akan memiliki 10.084.088.370 saham biasa.

Manajemen memastikan. transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. Perseroan tidak menyampaikan informasi lain di luar hal-hal tersebut.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?


Most Popular
Features