5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

Redaksi, CNBC Indonesia
Sabtu, 03/10/2026 19:00 WIB
Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan yang sejajar rel kereta api dan menghubungkan Pasar Minggu dengan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi ekonomi seseorang dapat dilihat dari sejumlah indikator, mulai dari tempat tinggal hingga kemampuan menyisihkan uang untuk tabungan dan investasi. Indikator tersebut kerap digunakan untuk menggambarkan posisi seseorang dalam struktur kelas ekonomi.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyebut tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia terus mengalami penurunan hingga mencapai level terendah. Pemerintah pun masih menjadikan pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat sebagai salah satu perhatian utama.


Meski begitu, kondisi ekonomi masyarakat tidak hanya dapat dilihat dari ukuran kemiskinan. Sejumlah indikator sehari-hari juga dapat memberikan gambaran apakah seseorang berada di kelompok kelas bawah atau kelas menengah bawah.

Mengutip GoBankingRates, terdapat lima ciri yang kerap melekat pada segmen kelas menengah bawah dan kelas bawah, yakni:

Tempat tinggal

Tempat tinggal adalah salah satu pengeluaran terbesar bagi satu keluarga. Jika Anda kesulitan untuk mampu tinggal di rumah yang nyaman dan aman di lingkungan yang layak, hal ini bisa menjadi indikator bahwa Anda termasuk dalam kelas menengah bawah atau kelas bawah.

Pekerjaan

Beberapa jenis pekerjaan secara jelas tergolong dalam kategori kerah putih atau kerah biru, yang secara otomatis mencerminkan citra kelas pekerja atau kelas menengah. Pekerjaan seperti pelayan restoran, sopir truk, pegawai ritel, pekerja manufaktur, dan jasa kebersihan biasanya menunjukkan posisi di tingkat ekonomi yang lebih rendah.

"Anda dianggap berada di kelas menengah jika bekerja dalam posisi manajerial atau pekerjaan spesialis," kata Nathan Brunner, CEO Salarship.

Sebaliknya, jika pekerjaan Anda hanya membutuhkan keahlian rendah atau posisi sementara dengan upah rendah dan sedikit manfaat, maka pekerja tersebut umumnya akan menempatkan Anda dengan status sosial kelas bawah.

Namun, profesi seperti guru, perawat, akuntan, dan pekerja IT bisa berada di antara kelas pekerja atau kelas menengah, tergantung pada tingkat senioritas dan sertifikasi yang dimiliki. Bahkan karier kerah putih yang sering dipandang bergengsi, tetap bisa memberikan gaji yang tergolong sedang dan menempatkan pekerjanya dalam kehidupan kelas menengah.

Tabungan dan Investasi

Menabung dan berinvestasi merupakan penyangga keuangan yang penting serta memberi peluang untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang. Namun, membangun cadangan tersebut adalah sebuah kemewahan yang tidak selalu bisa dijangkau oleh kalangan kelas bawah.

Artinya apabila Anda tidak memiliki tabungan cukup dan juga rencana pensiun, dapat dipastikan Anda termasuk dalam golongan kelas bawah.

Gaya Hidup

Apakah Anda mampu liburan setiap tahun? Sering makan di luar atau membeli barang baru tanpa terlalu khawatir? Jika iya, kenikmatan kecil seperti itu membutuhkan dasar keamanan finansial. Hal-hal tersebut menunjukkan adanya ruang dalam anggaran untuk kesenangan kecil.

Apabila hal-hal seperti itu terasa berat karena keterbatasan anggaran, hal itu bisa menjadi tanda bahwa Anda termasuk dalam kelas bawah.

Tentu saja, pengelolaan anggaran yang cerdas bisa membantu mewujudkan kesenangan kecil tersebut. Namun, kemampuan untuk memilih dan kebebasan ekonomi dalam menikmati pengeluaran sesekali lebih mencerminkan stabilitas yang umumnya dimiliki oleh kelas menengah.

Pendidikan

Apakah Anda memiliki gelar sarjana? Jika ya, kemungkinan besar Anda termasuk kelas menengah. Tingkat pendidikan tertinggi yang Anda capai merupakan indikator yang cukup baik untuk menunjukkan posisi Anda dalam tangga ekonomi. Hambatan sistemik seringkali menghalangi individu dari kelas bawah untuk mengakses pendidikan.

Pendidikan tinggi biasanya membuka jalan menuju pekerjaan dengan gaji lebih baik. Akan tetapi kalau kuliah terasa terlalu mahal dan Anda tidak bisa mengikutinya, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda berada di kelas bawah.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Contek Ringgit & SGD, Ini PR Indonesia Perkuat Daya Rupiah!