IHSG Anjlok 1,02%, Asing Malah Serok 10 Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjut koreksi, bahkan sempat turun menyentuh level psikologis 5.900. Seiring dengan pergantian menteri (reshuffle) Kabinet Merah Putih, IHSG ditutup turun 1,02% ke level 6.009,50 pada perdagangan Kamis (1/10/2026).
Total volume perdagangan tercatat 329,48 juta lot dan nilai transaksi mencapai Rp 11,07 triliun yang berpindah tangan 1,58 juta kali. Sebanyak 206 saham menguat, 450 melemah dan 134 lainnya stagnan.
Seiring dengan itu, investor asing terpantau melanjutkan aksi penjualan bersih, sebesar Rp241,86 miliar di seluruh pasar. Perinciannya, sebesar Rp240,43 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp1,43 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Seiring dengan itu, investor asing mencatatkan penjualan bersih jumbo sebesar Rp777,18 miliar di seluruh pasar. Perinciannya, sebesar Rp536,70 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp240,49 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Meskipun begitu, terdapat sejumlah saham yang diborong kala IHSG melemah. Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign buy terbanyak perdagangan Kamis!
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp79,13 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp74,69 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp57,56 miliar
- PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp44,94 miliar
- PT Timah Tbk. (TINS) - Rp40,52 miliar
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) - Rp18,64 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp17,50 miliar
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) - Rp15,54 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp15,00 miliar
- PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) - Rp10,25 miliar
(rob/rob)