Pagi-Pagi IHSG Dibuka Anjlok 1%, Rupiah Nyaris Rp 18.000/US$

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Selasa, 29/09/2026 09:28 WIB
Foto: Pasar Saham. (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini masih melemah. Berdasarkan data Stockbit sekitar pukul 09.22 WIB, IHSG berada di level 6.031,52, turun 116,34 poin atau 1,89%

IHSG dibuka di posisi 6.118,81, lebih rendah dari penutupan kemarin, dan langsung tertekan sejak menit-menit pertama. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.126,62, tetapi tidak mampu bertahan lama di zona tersebut. Pada rentang 09.05 hingga 09.10 WIB, IHSG sempat mencoba rebound ke kisaran 6.100-an, sehingga penurunan saat itu sempat menyempit ke sekitar 0,73 persen. Namun, penguatan tersebut tidak berlanjut.



Dari sisi aktivitas perdagangan, transaksi tercatat cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 92,07 juta lot dengan nilai transaksi sekitar Rp2.305,41 miliar.

Sementara itu, nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Mata uang Garuda melanjutkan pelemahan tajam yang terjadi sehari sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan tipis 0,03% ke posisi Rp17.970/US$ atau semakin mendekati level psikologisnya di Rp18.000/US$.



Pelemahan tersebut melanjutkan pergerakan pada Senin (28/9/2026), ketika rupiah terdepresiasi 0,48% dan mengakhiri perdagangan di level Rp17.965/US$.

Sedangkan, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke posisi 101,209.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,22% pada penutupan perdagangan sebelumnya.



(rob/rob)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD