INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Kamis, 17/09/2026 14:41 WIB
Foto: Sinergi Inti Andalan Prima (INET)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten telekomunikasi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) mengumumkan telah menyelesaikan penyertaan modal pada perusahaan fober optik dan kabel laut PT Sarana Global Indonesia (SGI) melalui pengambilan bagian atas saham baru senilai Rp280,4 miliar.

Transaksi yang diselesaikan pada 15 September 2026 tersebut membuat INET memiliki 60% saham SGI dan menjadikan perusahaan tersebut sebagai entitas anak perseroan.


Transaksi ini dilakukan melalui peningkatan modal dasar SGI dari Rp12 miliar menjadi Rp50 miliar. Selain itu, modal ditempatkan dan disetor SGI meningkat dari Rp12 miliar menjadi Rp30 miliar.

Sehubungan dengan peningkatan modal tersebut, SGI menerbitkan 180.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100.000 per saham. Seluruh saham baru tersebut diambil bagian dan disetor oleh INET dengan nilai nominal keseluruhan Rp18 miliar, sedangkan nilai transaksinya mencapai Rp280.403.820.000.

Selisih antara nilai transaksi sebesar Rp280,4 miliar dan nilai nominal saham sebesar Rp18 miliar akan dicatat sebagai agio saham. Setelah transaksi, jumlah saham SGI meningkat dari 120.000 saham menjadi 300.000 saham.

"Masuknya SGI sebagai Entitas Anak memperluas cakupan kegiatan usaha grup Perseroan ke bidang EPC dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik," sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis, (17/9/2026).

Sebelum transaksi, Chandra Arie Setiawan memiliki 119.999 saham atau 99,9992% saham SGI, sementara Bayu Erriano Affia, S.E. memiliki satu saham atau 0,0008%.

Setelah transaksi, INET menjadi pemegang 180.000 saham atau 60%, Chandra Arie Setiawan memiliki 119.999 saham atau 39,9997%, dan Bayu Erriano Affia memiliki satu saham atau 0,0003%.

Sebagai informasi, berdasarkan Anggaran Dasar, SGI memiliki kegiatan usaha yang mencakup konstruksi sentral telekomunikasi, termasuk jaringan transmisi dan distribusi kabel telekomunikasi di atas permukaan tanah, bawah tanah, dan dalam air. SGI juga memiliki kegiatan usaha aktivitas telekomunikasi dengan kabel termasuk sistem komunikasi kabel laut, pemasangan jaringan listrik, konstruksi bangunan sipil minyak dan gas bumi, serta aktivitas jasa akses internet.

Saat ini, kegiatan usaha SGI difokuskan pada rekayasa, pengadaan, konstruksi atau engineering, procurement and construction (EPC), serta pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik. Dengan transaksi tersebut, INET memperluas cakupan kegiatan usaha grup ke bidang EPC dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BTN Rampungkan Transaksi Akuisisi SMBC Indonesia