Hari Kelima IHSG di Zona Merah, Asing Kabur dari Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing masih melepas saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi sasaran aksi jual, dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan net foreign sell terbesar.
Secara total, investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net foreign sell sebesar Rp349,3 miliar pada perdagangan kemarin. Nilai tersebut berasal dari transaksi beli asing sebesar Rp5,17 triliun, sementara transaksi jual mencapai Rp5,519 triliun.
Saham BMRI menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing, dengan nilai net sell mencapai Rp282,9 miliar.
Di posisi berikutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan net sell sebesar Rp99,9 miliar. Kemudian, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dilepas bersih sebesar Rp95,8 miliar.
Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga masuk dalam daftar saham yang paling banyak dijual asing, dengan nilai net sell Rp33,5 miliar.
Di tengah aksi jual tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,13% atau turun 73,54 poin ke level 6.461,15. Dengan demikian IHSG sudah berada di zona merah selama lima hari perdagangan terakhir.
Selengkapnya berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp282,9 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp99,9 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp95,8 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) - Rp48,7 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) - Rp35,5 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp33,5 miliar
- PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) - Rp25,8 miliar
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) - Rp23,9 miliar
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - Rp22,6 miliar
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Rp21,9 miliar
(mkh/mkh)