MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar
Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) menjelaskan penyebab aset Perseroan turun 4,84% atau Rp768,06 miliar per 30 Juni 2026 dibandingkan posisi 31 Desember 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan nilai wajar portofolio investasi akibat pelemahan pasar efek ekuitas dan efek utang, serta pembayaran dividen sebesar Rp201,6 miliar.
Sejalan dengan itu, liabilitas Perseroan juga turun 5,71% atau Rp409,61 miliar, yang menurut manajemen merupakan dampak penyesuaian liabilitas akibat penurunan nilai aset investasi. Adapun ekuitas Perseroan tercatat turun 3,73% atau Rp317,31 miliar, didorong oleh pembayaran dividen sebesar Rp201 miliar pada 2026 dan penurunan nilai wajar efek utang yang dicatat pada pendapatan komprehensif lain.
Di sisi lain, pendapatan Perseroan untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 tercatat naik 8,79% atau Rp82,77 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Manajemen menyebut kenaikan ini terutama ditopang oleh pengembangan portofolio dan peningkatan profitabilitas lini asuransi kesehatan, yang turut mendorong kenaikan pelepasan Contractual Service Margin (CSM) serta klaim yang diharapkan terjadi dan beban lain yang diatribusikan secara langsung sebagai komponen pendapatan.
Kinerja tersebut berimbas pada laba bersih Perseroan yang melonjak 68,61% atau Rp73,49 miliar per 30 Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Manajemen menegaskan kenaikan laba bersih ini utamanya didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebagaimana dijelaskan di atas.
Dalam suratnya, Perseroan juga menyatakan tidak memiliki informasi material lainnya yang perlu disampaikan kepada bursa. Manajemen MSIG Life menegaskan komitmennya untuk terus mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengungkapan informasi kepada publik.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]