MARKET DATA

BSI (BRIS) Siapkan 2.000 Aset Lelang dengan Harga Kompetitif

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
14 September 2026 15:17
Suasana nasabah saat menunggu layanan di Bank BSI di Kantor Cabang BSI Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Suasana nasabah saat menunggu layanan di Bank BSI di Kantor Cabang BSI Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) alias BSI kembali menghadirkan Program Gebyar Lelang Serentak (GREAT BSI) 2026 dengan menyiapkan sekitar 2.000 frekuensi lelang aset dengan harga yang kompetitif.

Program ini mengusung tema "Peluang Emas Meraih Aset Impian" dan berlangsung pada 9 September hingga 12 Desember 2026.

SEVP Retail & Consumer Risk BSI Firman Jatnika mengatakan, program GREAT BSI menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai aset dengan proses lelang yang transparan serta didukung sinergi dengan instansi pemerintah terkait.

"Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan momen terbaik dalam mendapatkan aset terbaik," kata Firman dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Pada pelaksanaan GREAT BSI 2026 juga digelar live lelang di sejumlah kota Banda Aceh, Jakarta, Bogor, Batam, Banten, Tangerang, Meulaboh dan Bandung Kota bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sinergi berkelanjutan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses lelang sekaligus memberikan kepastian dan keamanan kepada masyarakat yang mengikuti lelang.

Firman menjelaskan, aset yang ditawarkan dalam GREAT BSI 2026 memiliki jenis yang beragam, antara lain rumah tinggal, tanah kosong, ruko, apartemen, dan gudang. BSI menargetkan pelaksanaan sebanyak 2.000 frekuensi lelang. Dalam pelaksanaannya, BSI melibatkan tim marketing aset lelang di seluruh Indonesia serta melakukan koordinasi dengan DJKN/KPKNL dan Kantor Pertanahan ATR/BPN di berbagai wilayah.

Secara nasional kinerja pembiayaan BSI tumbuh solid dan sehat. Tercatat hingga Juni 2026, kualitas pembiayaan NPF 1,80%. Program GREAT BSI telah menjadi salah satu upaya strategis BSI dalam melakukan pemulihan atau recovery aset dan perbaikan kualitas pembiayaan.

Tahun ini BSI memperkuat kolaborasi juga dengan agen properti, balai lelang swasta yang telah menjadi rekanan BSI, serta marketplace properti seperti Rumah123 serta berbagai e-channel website www.bankbsi.co.id, BYOND by BSI, ATM BSI, media sosial BSI, media informasi online, serta media publikasi di jaringan cabang.

"Masyarakat yang berminat mengikuti program lelang dapat melakukan tiga tahapan utama. Pertama, memilih aset yang diminati melalui kanal informasi lelang BSI. Kedua, menghubungi petugas BSI pengelola aset melalui nomor kontak yang tercantum pada informasi aset. Ketiga, mengikuti proses lelang objek agunan BSI melalui mekanisme lelang resmi DJKN/KPKNL dan yang terakhir selalu mengecek informasi resmi hanya di BSI dan selama proses tetap mewaspadai oknum-oknum yang mengatasnamakan BSI", Ujar Firman

Firman mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan BSI dan menawarkan proses lelang di luar mekanisme resmi. "BSI mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh informasi dan proses lelang dilakukan melalui kanal resmi BSI dan mekanisme lelang DJKN/KPKNL, serta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan BSI,"

Melalui GREAT BSI 2026, BSI berharap pemulihan aset dapat terus meningkat sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh aset yang dibutuhkan dengan proses yang transparan, aman, dan kompetitif. Program ini sekaligus diharapkan memperkuat sinergi berkelanjutan antara BSI, DJKN, dan Kementerian ATR/BPN serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Jadi Bos BI, Destry Blak-Blakan Cara Jaga Independensi Bank Sentral


Most Popular
Features