MARKET DATA

Akuisisi 59,24% Saham, Unirama Group Jadi Pengendali Baru DPUM

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
14 September 2026 13:55
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten Pengolahan Hasil Laut PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengumumkan adanya pemegang saham pengendali baru yaitu PT Rama Indonesia atau Unirama Group, setelah mengakuisisi 2.47 miliar saham atau setara dengan 59,24% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Usai aksi ini, Unirama Group merencanakan penggunaan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp100 miliar dengan target peningkatan EBITDA rata rata 7,75% per tahun selama periode 2027 hingga 2030.

Sebagai informasi, PT Rama Indonesia merupakan bagian dari Unirama Group, salah satu perusahaan penyedia solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi (Fast-Moving Consumer Goods atau FMCG) terbesar di Indonesia. Keterlibatan Unirama Group membuka peluang dalam penguatan rantai pasok, perluasan jaringan distribusi, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan pasar.

Menanggapi insiden kebakaran yang terjadi di fasilitas operasional DPUM di Pati pada 6 Juni 2026, Direktur PT Rama Indonesia Fransisda Marga Saputra menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh agar DPUM tetap dapat menjalankan kegiatan bisnisnya. Hal ini mencakup pemulihan fasilitas yang terdampak, optimalisasi fasilitas operasional, penguatan rantai pasok, serta upaya menjaga pelayanan.

Sejalan dengan proses finalisasi klaim yang saat ini sedang berlangsung bersama pihak asuransi, manajemen berkeyakinan bahwa klaim asuransi tersebut dapat direalisasikan sebesar 100% dari nilai klaim yang telah diajukan dan disepakati.

"Dukungan Unirama Group melalui PT Rama Indonesia tidak hanya mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang DPUM, tetapi juga komitmen untuk mendampingi Perseroan dalam melewati proses pemulihan dan membangun fundamental usaha yang lebih kuat," ujar Fransisda tertulis, dikutip Senin, (14/9/2026).

Sebelumnya, kebakaran pabrik DPUM sempat menjadi salah satu sorotan netizen beberapa waktu lalu. Perseroan menekankan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka serius dan api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?


Most Popular
Features