Pemerintah RI Sudah Terbitkan 6 Surat Utang Global, Raup Rp258,54 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia telah menerbitkan beragam surat utang global. Hingga 30 Agustus 2026, setidaknya surat utang global berupa surat berharga negara (SBN) itu telah diterbitkan dalam enam bentuk instrumen.
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto mengatakan, enam SBN global yang diterbitkan di global dalam bentuk berbagai denominasi asing itu menjadi bagian dari inovasi instrumen SBN atau SBN tematik.
"Berbagai inisiatif, tematik bond, yang mendukung pembangunan di bidang sustainability, baik dalam bentuk green sukuk, social bond, blue bond dan tematik lain," kata Suminto saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, dikutip Selasa (8/9/2026).
Secara total, nilai SBN global yang telah terbit itu nilainya setara dengan Rp 258,54 triliun. Terdiri dari Green Sukuk Global, SDG Bond Global, Samurai Blue Bond di Jepang, Kangaroo Bond di Australia, Dim Sum Bond di Hong Kong, dan Panda Bond di China.
Berikut ini detailnya:
1. Green Sukuk (Global) yang diterbitkan sejak tahun 2018 hingga 2026 (per 30 Agustus 2026) telah menghasilkan total penerbitan sebesar USD7,7 miliar atau setara Rp135,75 triliun (kurs Rp17.630/US$)
2. SDG Bond (Global) yang diterbitkan sejak tahun 2021 hingga 2026 (per 30 Agustus 2026) telah menghasilkan total penerbitan sebesar EUR2,45 miliar atau sekitar Rp50,34 triliun (kurs Rp20.550/EUR)
3. Samurai Blue Bond yang diterbitkan sejak tahun 2023 hingga 2026 (per Agustus 2026) telah menghasilkan total penerbitan sebesar JPY55,90 miliar atau setara Rp6,32 triliun (kurs Rp113,21/JPY)
4. Kangaroo Bond yang diterbitkan pada tahun 2025 telah menghasilkan total penerbitan sebesar AUD600 juta atau setara Rp7,61 triliun (kurs Rp12.699/AUD)
5. Dim Sum Bond yang diterbitkan sejak tahun 2025 hingga 2026 telah menghasilkan total penerbitan sebesar CNH15,25 miliar. Nilai ini setara dengan Rp40,14 triliun (kurs Rp2.632/CNH)
6. Panda Bond yang diterbitkan pada tahun 2026 telah menghasilkan total penerbitan sebesar CNY7 miliar dengan nilai setara Rp18,38 triliun (kurs Rp2.626/CNY)
Adapun inovasi instrumen SBN yang diterbitkan di domestik nilainya setara Rp134,83 triliun. Berikut ini rinciannya:
1. Green Sukuk (Domestik) yang diterbitkan sejak tahun 2019 hingga 2026 (per 30 Agustus 2026) telah menghasilkan total penerbitan sebesar Rp110,49 triliun.
2. CWLS dan CWLS Ritel yang diterbitkan sejak tahun 2020 hingga 2026 (per 30 Agustus 2026) telah menghasilkan total penerbitan sebesar Rp1,49 triliun.
3. SDG Bond (Domestik: Lelang dan Ritel) yang diterbitkan sejak tahun 2022 hingga 2026 (per Agustus 2026) telah menghasilkan total penerbitan sebesar Rp22,85 triliun.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]