Harga Saham Terbang Tinggi, BEI Gembok Perdagangan GRPH & SINI

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Selasa, 08/09/2026 10:20 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) dan PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) karena telah mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, suspensi tersebut berlaku sejak perdagangan 8 September 2026 di pasar reguler maupun pasar tunai.


Langkah tersebut dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, khususnya bagi pemegang saham GRPH dan SINI.

Suspensi dilakukan dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku
pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi.

Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan.

Sebagai informasi saham GRPH naik 34,6% selama lima hari terakhir dan terbang 106,2% selama sebulan terakhir ke posisi Rp 132 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 132 miliar.

Sementara saham SINI naik 35,2% selama lima hari terakhir dan meroket 113,8% selama sebulan terakhir ke posisi Rp 15.075 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 18,13 triliun.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Batas Harga Saham Rp 50 Dihapus, Ini Efeknya ke Investor-Emiten