6 Photos
Di Lampung Financial Festival, Zulhas Target Nelayan Lebih Sejahtera
Zulhas targetkan nilai tukar nelayan naik dari 103 menjadi 120 tahun depan. Pemerintah siapkan kampung nelayan dengan cold storage dan fasilitas pendukung.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). Ia menargetkan persoalan kesejahteraan nelayan dapat diselesaikan paling lambat tahun depan, salah satunya dengan meningkatkan nilai tukar nelayan dari level 103 saat ini menjadi 120. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menurut Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, peningkatan kesejahteraan nelayan merupakan bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional. "Nelayan ini kenapa kita harus berdaulat? Tadi ya pangan itu harus berdaulat termasuk padi, termasuk ikan, termasuk jagung. Kenapa sih? Karena kedaulatan itu kehormatan," ujar Zulhas. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Ia menjelaskan, saat ini nilai tukar nelayan masih berada di angka 103 dan masuk dalam desil satu. Kondisi tersebut menunjukkan nelayan berada dalam kelompok masyarakat yang sangat rentan secara ekonomi sehingga membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Zulhas menilai rendahnya nilai tukar nelayan salah satunya disebabkan oleh minimnya daya tawar saat menjual hasil tangkapan. Nelayan kerap terpaksa menjual ikan dengan harga murah karena tidak memiliki fasilitas penyimpanan untuk mempertahankan hasil tangkapannya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
"Dia kalau dapat ikan harusnya dibeli dengan dua juta ditawar lima ratus ribu harus dijual kalau nggak ikannya busuk. Dia nggak punya daya tawar," ungkapnya. Untuk meningkatkan daya tawar tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan, termasuk pembangunan kampung nelayan yang dilengkapi pabrik es, cold storage, SPBN, hingga balai lelang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Zulhas berharap berbagai fasilitas tersebut dapat membantu nelayan menyimpan hasil tangkapan dan menjualnya dengan harga yang lebih baik. Namun, ia menegaskan peningkatan kesejahteraan nelayan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)